Breaking News:

Gunungkidul

Napi Asimilasi Akan Dikembalikan ke Rutan Jika Kembali Berulah

Kepala Rutan Kelas IIB Wonosari, Marjiyanto mengatakan bahwa para napi asimilasi yang kembali melakukan tindak kriminal akan kembali ditarik ke rutan

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Setidaknya 44 narapidana dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wonosari, Gunungkidul telah mendapatkan SK Asimilasi.

Kebijakan ini dilakukan demi mengurangi resiko penyebaran COVID-19 di lingkungan rutan.

Para napi pun melanjutkan masa hukuman di rumah masing-masing dengan pengawasan ketat.

Namun, adanya sejumlah kasus di mana napi asimilasi kembali berulah tak urung membuat masyarakat resah.

Napi Asimilasi Lapas Wirogunan Yogya Curi Motor, Alasannya Ingin Tampil Keren

Kepala Rutan Kelas IIB Wonosari, Marjiyanto mengatakan bahwa para napi asimilasi yang kembali melakukan tindak kriminal akan kembali ditarik ke rutan asal.

"Sesuai prosedur, mereka yang kembali melakukan pelanggaran juga akan dikenakan tindak pidana disiplin," jelas Marjiyanto dihubungi pada Jumat (01/05/2020).

Tak hanya itu, napi asimilasi yang kembali berulah juga akan ditempatkan di strap cell atau sel penahanan hukuman disiplin hingga masa pandemi COVID-19 berakhir.

Selanjutnya mereka akan mendapat hukuman lanjutan sesuai tindak pidana baru yang dilakukan.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widhiastuti menyampaikan hal serupa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved