Breaking News:

Wabah Corona

Keluh Kesah Para Buruh di DIY Menanti Bantuan Sosial

Keprihatinan mendalam dirasakan beberapa pekerja yang telah dirumahkan sejak munculnya pandemi Covid-19 di DIY.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Shutterstock via kompas.com
Ilustrasi virus corona 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keprihatinan mendalam dirasakan beberapa pekerja yang telah dirumahkan sejak munculnya pandemi Covid-19 di DIY.

Gaguk Aryo, salah seorang karyawan Hotel, di daerah Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta, hanya satu di antara ribuan buruh yang terpaksa di rumahkan akibat dampak adanya Covid-19.

Gaguk yang lima bulan lagi menjadi seorang bapak ini pun harus merasakan imbas penurunan penghasilan sejak 21 Maret lalu.

"Mulai itu penghasilan saya menurun. Sementara saya harus biayai isteri yang mau melahirkan. Harusnya saya ini mau urus BPJS juga. Tapi terhambat pelayanannya," katanya kepada Tribunjogja.com, Minggu (26/4/2020).

Sebetulnya, posisi bekerjanya saat ini terbilang cukup menguntungkan.

Sebagai staff di Food Beverage hotel bintang empat, pendapatannya jika ditotal perbulannya bisa mencapai Rp. 4 juta.

7 Selebriti Terdampak Corona, Pusing Gaji Karyawan Sampai Omzet Binis Berkurang

Jumlah tersebut meliputi gaji perbulan yang setiap kali dibayarkarkan minggu keempat, serta uang tunjangan pertanggal 15.

Namun, sejak tanggal 21 Maret kemarin, Gaguk harus rela beralih pekerjaan sebagai penjual ayam potong.

Sebuah pilihan yang tak bisa ditampik, apalagi isterinya saat ini sedang mengandung dan membutuhkan beberapa makanan penunjang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved