Update Corona di DI Yogyakarta
Jalanan di Yogyakarta Masih Ramai, Sri Sultan HB X : Saya Minta Untuk Dikontrol Lagi
Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan dirinya telah meminta aparat penegak hukum untuk turun ke jalan dan melakukan kontrol
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Dijelaskan bahwa tema tersebut merupakan ajaran dari Sultan Agung, yang tak lain merupakan Sultan yang bertahta di Kasultanan Mataram pada 1613-1645.
"Ajaran Sultan Agung itu bermakna mengasah ketajaman akal-budi, membasuh malapetaka di bumi," ujar Sultan dalam pesan tertulis yang diterima Tribunjogja.com.

Pada kehidupan saat ini, lanjutnya, pria yang juga menjabat sebagai Gubernur DIY tersebut meminta semua rakyatnya untuk tidak diam saja melihat keadaan yang ada namun harus bersungguh-sungguh meningkatkan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan.
"Bersamaan dengan melestarikan lingkungan, juga sifat-sifat serakah '3G' yaitu golek menange dewe (cari menangnya sendiri), golek butuhe dewe (cari butuhnya sendiri), golek benere dewe (cari benarnya sendiri) saatnya dicuci habis," jelasnya.
Selain ajaran Sultan Agung, Sri Sultan juga mengatakan bahwa sesuai dengan ajaran Islam tentang sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna bagi sesama.
"Kini adalah saat yang tepat untuk mawas diri, apakah kita hanya mementingkan diri sendiri atau migunani tumraping liyan (kebaikan kecil yang kita lakukan bermakna besar bagi orang lain)," urainya.
• UPDATE Terbaru Virus Corona di Indonesia 14 April 2020 : Kasus Positif 4.839, Pasien Sembuh 426
• Kemenag DIY Gelar Rukyatul Hilal pada 23 April 2020 Mendatang
"Maka eratkanlah kembali budaya gotong royong, tidak hanya di desa-desa tapi juga di kota-kota. Tidak hanya pada tradisi sambatan seperti di desa tapi wujudkanlah dalam mengatasi masalah bersama bangsa ini," pungkasnya.
Kepala Bagian Humas Pemda DIY, Ditya Nanaryo Aji menjelaskan sebagai upaya untuk memperkuat dan menindaklanjuti imbauan terkait Covid-19 yang telah disampaikan, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X akan menyapa masyarakat melalui agenda #SultanMenyapa setiap Hari Selasa pada pukul 08.00 WIB dan akan dimulai pada Selasa (14/04/2020).
"Agenda ini akan berbentuk pesan tertulis yang akan dipublikasikan melalui media sosial, media cetak, media online, dan sarana publikasi lainnya," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)