Yogyakarta

Kemenag DIY Gelar Rukyatul Hilal pada 23 April 2020 Mendatang

Rukyatul hilal 1 Ramadan 1441 H akan difokuskan di menara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul di kawasan Parangtritis, Bantul.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Kanwil Kemenag DIY
Kakanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan (kiri) didampingi Kabid Urais Nadhif dan Ketua BHR DIY Muthoha Arkanuddin saat rukyatul hilal 2019 di POB Syekh Bela Belu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) DIY akan menggelar rukyatul hilal 1 Ramadan 1441 H pada Kamis (23/4/2020) mendatang.

Berbeda dengan biasanya yang dihelat di Pos Observasi Bulan (POB) Syeh Bela-Belu, kali ini akan difokuskan di menara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul di kawasan Parangtritis, Bantul.

Kabid Urusan Agama Islam Kemenag DIY, Nadhif, menjelaskan pihaknya hanya mengundang sepuluh orang sebagai upaya physical distancing dan sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Sepuluh orang tadi terdiri dari unsur Kanwil Kemenag DIY 3 orang, MUI DIY 1 orang, Badan Hisab Rukyat DIY 1 orang, Pengadilan Agama Bantul 1 orang, Kemenag Bantul 2 orang, dan Ormas Islam 2 orang,” jelas Nadhif, Selasa (14/4/2020).

Kemenag DIY Tetap Siapkan Pemberangkatan Haji 1441H/2020M, 70% Jemaah Telah Lunasi Biaya

Dia melanjutkan, nantinya media massa dan khalayak dapat mengikuti proses tersebut via live streaming. “Kita akan membagi ID dan password aplikasi Zoom, namun tentu terbatas,” imbuhnya.

Sementara, berdasarkan rilis yang diterima Humas Kemenag DIY, Ditjen Bimas Islam Kemenag juga akan memanfaatkan sarana telekonferensi dalam sidang isbat tahun ini.

“Masyarakat dapat menyaksikan proses isbat nanti melalui live streaming website dan media sosial Kemenag," tandas Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Menurut Kamaruddin, sidang isbat akan dibagi dalam tiga sesi.

Sesi pertama, paparan posisi hilal awal Ramadan 1441H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya.

Paparan ini akan disiarkan secara live streaming melalui website dan medsos Kemenag.

Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

Setelah magrib, lanjut Kamaruddin, sidang isbat digelar secara tertutup.

Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, dan Dirjen Bimas Islam.

Sidang akan diawali dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia.

Para tokoh ormas yang diundang bisa mengikuti dan berdialog dalam proses sidang ini melalui meeting room online yang akan akan dibagikan tautan, ID, dan password-nya.

"Setelah mendengar laporan dan masukan dari ormas, Menag akan menetapkan awal Ramadan 1441H," jelas Kamaruddin.

“Publik bisa mengikutinya melalui live streaming web dan medsos Kemenag," sambungnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved