Siswa SMP di Sleman Hanyut

Sultan Sampaikan Duka Mendalam, Temui Pihak Sekolah dan Orangtua Murid

Saya ikut prihatin dengan kejadian ini. Ini kan anak-anak SMP, yang kebetulan juga musim hujan. Jadi mestinya dekat sungai berbahaya, apalagi masuk.

Tribun Jogja/Andreas Desca
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas mengunjungi keluarga korban susur sungai di Turi, Sleman. 

"Selama musim hujan ini saya mohon anak-anak sekolah tanpa melihat kelompok masyarakat, tanpa melihat pendidikan entah SD, SMP, maupun SMA untuk menghindari acara program kegiatan, baik anak sekolah, pramuka atau asosiasi apapun untuk menghindari berada di pinggir sungai apalagi punya aktivitas yang Berkaitan dengan masuk ke sungai," tuturnya.

Lanjutnya, karena dengan musim penghujan ini kita harus menjaga keselamatan, itu nomor satu.

"Untuk sementara ini selama musim hujan jangan melakukan aktivitas di sungai karena membahayakan," tambahnya.

Sultan melanjutkan edaran tersebut tidak memandang alasan apapun.

"Entah itu alasannya untuk bersih desa ataupun bersih kali dan lainnya, ditunda saja dulu. Nggak usah pada waktu musim hujan," tuturnya.

Lanjutnya, biarpun di sini tidak hujan tapi kalau di atas Merapi sana hujan, karena dekat dengan Merapi, pasti paling tinggi daya dorongnya.

"Seperti di Code kemarin penuh, di Kota juga nggak hujan tapi karena di Sleman hujan deras jadi hampir nggak muat, misalnya. Karena kita tidak bisa memperhitungkan itu, jadi lebih baik demi keselamatan hindari dulu aktivitas mendekati sungai," tandasnya. (abe)

Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved