Pencegahan Corona di Yogyakarta
Marak Virus Corona, Pemkab Bantul Pantau Kuliner yang Sajikan Kelelawar
Kelelawar merupakan satu di antara hewan yang diinformasikan menjadi penyebab virus dengan nama lain 2019-NcoV itu.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Virus Corona yang berasal dari Wuhan China saat ini telah mewabah di beberapa negara di dunia.
Sejumlah negara, termasuk Indonesia siap siaga dan melakukan langkah antisipatif.
Pemerintah Kabupaten Bantul misalnya, yang melakukan langkah pencegahan dengan melakukan pantauan usaha kuliner yang menyajikan kelelawar.
"Warung makan yang ada menu kelelawar, akan kita datangi," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DPPKP Bantul, Joko Waluyo, kemarin.
• Kepanikan Akibat Virus Corona Bisa Berdampak Terhadap Perekonomian
Menurut dia, meskipun kelelawar bukan ranah DPPKP karena bukan merupakan bahan pangan, namun pihaknya tetap akan melakukan pengawasan sebagai langkah antisipasi.
Diketahui, kelelawar merupakan satu di antara hewan yang diinformasikan menjadi penyebab virus dengan nama lain 2019-NcoV itu.
Selain pantauan kuliner ekstrem, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Kesehatan juga melakukan upaya antisipasi.
Satu di antaranya dengan melakukan edukasi dan surat edaran ke semua puskemas tentang gejala pneumonia atau radang paru-paru.
Terutama kepada warga yang memiliki riwayat perjalanan ke China, sebagai negara endemik dimana virus Corona mulai merebak.
"Intinya jangan sampai membawa virus," tutur Kepala Dinas Kesehatan, Agus Budi Rahardjo.
• 5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi
Satu Warga Bantul Kerja di China
Di tengah merebaknya virus Corona ternyata ada satu warga Bantul yang saat ini posisinya sedang bekerja di China, namun bukan di Wuhan, kota yang menjadi pusat penyebaran Virus Corona.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Sulistyana mengatakan, satu tenaga kerja migran Indonesia asal Bantul itu berinisial YD warga Sedayu.
Ia berangkat ke negeri tirai bambu pada tahun 2019 lalu bekerja di hotel.
Hotel tersebut merupakan hotel berjejaring milik warga Amerika namun lokasinya di China.
• Sudah Lakukan Antisipasi Corona, Bupati Sleman Minta Warga Tak Perlu Resah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)