Yogyakarta

Paniradya Keistimewaan DIY Lakukan Sinkronisasi dengan Pemkot Yogya

Paniradya Keistimewaan DIY mendorong pemerintah kota Yogyakarta agar memperkuat koordinasi dengan lembaga tersebut.

Paniradya Keistimewaan DIY Lakukan Sinkronisasi dengan Pemkot Yogya
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paniradya Keistimewaan DIY mendorong pemerintah kota Yogyakarta agar memperkuat koordinasi dengan lembaga tersebut.

Hal itu disebut guna mengintensifkan sejumlah program yang dilakukan Pemkot lewat dana keistimewaan (Danais) agar dapat berjalan dengan optimal.

Penguatan koordinasi dinilai penting karena Pemkot Yogyakarta mendapatkan alokasi Danais terbesar se DIY pada tahun ini.

"Tujuannya kan jelas bagaimana penggunaan Danais bisa digunakan untuk mempercepat proses kesejahteraan masyarakat," kata Paniradyapati DIY, Beny Suharsono usai melakukan pertemuan dengan Pemkot Yogyakarta, Rabu (22/1/2020).

Paniradya Keistimewaan DIY Anggarkan 1,07 % dari Danais untuk Kelembagaan

Beny menyatakan, dalam pertemuan itu pihaknya membahas sejumlah hal.

Satu di antara yang dikhususkan adalah bagaimana sinkronisasi kedua lembaga itu dapat berjalan dengan baik dan beriringan dalam pelaksanaan program dan juga kegiatan.

"Wilayah utamanya kan ada di kota, penyangga utamanya juga. Bukan berarti kabupaten lain tidak tapi terbanyak (Danais) kan ada di kota jadi perlu komunikasi dan juga sinkronisasi," ujar Beny.

Ditambahkannya, dengan sinkronisasi program itu diharapkan sejumlah kegiatan dan juga alokasi Danais dapat lebih optimal.

"Intinya komunikasi yang lebih diintensifkan. Kami dalam RPJMD juga sudah sepakat bahwa kalau terlalu susah pada level program kami akan turunkan pada level kegiatan," ucap Beny.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Seperti diketahui, pada 2020 ini Pemkot Yogya mendapat alokasi danais senilai Rp67,9 miliar.

Alokasi itu juga telah dimasukkan ke dalam APBD 2020 sehingga bisa dimanfaatkan sejak awal tahun.

Adapun alokasi danais tersebut juga dimasukkan dalam pos anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda DIY.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyatakan, pemanfaatan Danais pada tahun akan dioptimalkan pada sektor pembangunan fisik semisal revitalisasi pasar Kotagede maupun melanjutkan proyek pedestrian yang berada di kawasan Kotabaru.

"Juga untuk pembangunan pedestrian di Ahmad Dahlan dan juga penataan pada wilayah seputar sirip Malioboro," kata Heroe. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved