Sleman

Kebut Serahkan LKPD, Pemkab Sleman Optimis Kembali Raih WTP dari BPK RI

Pemkab Sleman optimis akan kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DIY pada tahun ini.

Kebut Serahkan LKPD, Pemkab Sleman Optimis Kembali Raih WTP dari BPK RI
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) bersama Kepala BKAD Sleman Harda Kiswaya (kiri) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman optimis akan kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DIY pada tahun ini.

Pasalnya, Pemkab Sleman berhasil menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2019 lebih cepat dari tahun sebelumnya.

"LKPD 2019 akan kami serahkan pada BPK DIY pada hari ini sekitar pukul 14.00 WIB nanti," kata Bupati Sleman Sri Purnomo di Kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Sleman, Senin (20/01/2020).

DP3 Sleman Upayakan Bangun Embung untuk Tampung Air Hujan

Jika dibandingkan dengan LKPD 2018, penyerahan kali ini lebih cepat sebulan.

Sebab sebelumnya Pemkab Sleman baru menyerahkan LKPD 2018 pada 15 Februari 2019.

Sri Purnomo pun optimis predikat WTP kembali diperoleh Pemkab Sleman.

Sebab pihaknya sudah mendapat predikat serupa selama 8 kali berturut-turut sejak LKPD 2011.

Selain itu, penyerahan LKPD yang lebih cepat juga membuat jajaran ASN di seluruh OPD Sleman bisa langsung fokus pada program pembangunan di 2020.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

"Seperti pada awal tahun ini, semua program yang direncanakan untuk tahun ini sudah bisa dilaksanakan," ujar Sri Purnomo.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Harda Kiswaya mengungkapkan Sleman menjadi kabupaten pertama di DIY yang akan melaporkan ke BPK DIY.

Pada 2019 lalu Sleman bahkan menjadi wilayah ke-4 di Indonesia yang paling cepat menyerahkan LKPD.

"Pada tahun ini kami upayakan jadi yang pertama, sebab nantinya akan berpengaruh pada insentif dari pemerintah pusat untuk Sleman," jelas Harda. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved