Breaking News:

Bantul

Baliho Milik BKAD Tak Berizin, Satpol-PP Bantul Belum Berani Lepas

Baliho milik Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) yang dipasang di sejumlah titik tanpa dilengkapi perizinan mendapat sorotan banyak pihak.

Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Salah satu gambar Baliho milik BKAD Bantul yang dipertanyakan oleh Legislatif. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Baliho milik Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) yang dipasang di sejumlah titik tanpa dilengkapi perizinan mendapat sorotan banyak pihak.

Termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bantul. Mereka mendorong agar mekanisme perizinan segera diselesaikan.

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Asisten Sekda Bantul bidang Pemerintahan untuk membahas koordinasi kepastian Baliho milik BKAD.

Dimana menurut dia proses izin memang baru dilakukan dan masih dalam proses pengajuan ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT).

Pemkab Bantul Upayakan Jalan Keluar untuk Warganya yang Alami Saraf Mata dan Saraf Telinga Menyatu

"Kita harapkan ada satu percepatan pengajuan, agar keberadaan baliho khususnya punya Instansi (Pemerintah) segera ada izin," kata Yulius, dihubungi Minggu (19/1/2020).

Menurut Yulius, pihaknya akan melihat kepastian izin.

Karena pada prinsipnya, Satpol-PP selaku penegak peraturan daerah selalu memberikan kesempatan kepada pemilik Baliho untuk segera menyelesaikan proses perizinan.

Kesempatan itu diberikan, kata dia, bukan lantaran baliho itu milik pemerintah daerah tetapi memang diberikan kepada semuanya, milik siapapun, seperti toko swalayan yang belum berizin, didorong agar segera berizin.

Yulius mengaku sampai saat ini belum bisa serta merta melepas Baliho.

Karena masih menunggu inventarisasi dan pendataan lengkap agar menjadi data yang valid.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved