Kakek Penjual Cendol Tewas Setelah Digigit Ular, Betis Bengkak dan Menghitam

Seorang kakek penjual cendol asal Awiluar, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Emuh

Editor: Mona Kriesdinar
IST
Ilustrasi ular 

Di tempat ini, empat orang petani dilaporkan tewas akibat digigit ular kobra.

Penampakan sebagian anak ular kobra Jawa yang ditemukan di Masjid At Taqwa di Perumahan Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (17/12/2019).
Penampakan sebagian anak ular kobra Jawa yang ditemukan di Masjid At Taqwa di Perumahan Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (17/12/2019). (Tribun Solo/ Agil Tri)

Dua orang petani di antaranya meninggal di lokasi kejadian, sementara dua orang petani lainnya meninggal saat dievakuasi ke rumah sakit.

Adapun keempat petani ini digigit ular kobra ketika mereka tengah berkebun.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kanit Binmas Polsek Tombolopao, Aipda Musruri.

Cerita Takmir Masjid At Taqwa Sukoharjo yang Temukan Puluhan Ular Kobra di Tumpukan Karpet Masjid

"Sudah ada empat korban digigit ular kobra dan dua di antaranya meninggal di tempat yang lainnya meninggal saat dievakuasi ke rumah sakit," ujarnya kepada kompas.com di lokasi penemuan pada Rabu (18/12/2019).

Berdasarkan keterangan, warga bahkan setempat bahkan digegerkan dengan penemuan ular kobra sepanjang empat meter di pekarangan rumah.

Kepala Desa Mamampang Azis Daus mengatakan, kemunculan ular tersebut merupakan hal yang baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

Apalagi kemunculan ular kobra tersebut sampai membuat warga tewas.

Bikin Merinding ! Inilah 5 Ular Kobra Terbesar yang Pernah Ditangkap

"Kalau ular semacam piton sejak dulu banyak, tetapi penemuan ular kobra sampai ada warga yang tewas baru kali ini terjadi," ujarnya.

Akibat kejadian itu, sejumlah warga merasa ketakutan untuk berkebun.

Tim SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah sau rumah warga di Desa Mantingan.im SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah satu rumah warga di Desa Mantingan
Tim SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah sau rumah warga di Desa Mantingan.im SAR LPJ di Kabupaten Ngawi berhasil mengamankan 8 ekor anak ular kobra yang diduga sedang berburu tkus atau cicak di salah satu rumah warga di Desa Mantingan (Dok. SUYONO)

Seperti diakui Riming (50). Warga sekitar mengaku berhenti menggarap kebunnya lantaran khawatir menjadi korban.

Pasalnya, sejumlah warga menyaksikan ular kobra masih berkeliaran di perkebunan warga dengan berbagai ukuran.

"Minggu lalu saya lihat langsung itu ular panjangnya sekitar tiga meter lebih. Saya sempat kejar tapi lari ke rimbunan bambu" katanya kepada Kompas.com, Kamis (19/12/2019).

Namun, adanya teror ular kobra yang menewaskan petani saat berkebun tidak membuat sebagian warga berhenti melakukan aktivitasnya.

Hanya saja, aktivitas dilakukan secara bersama-sama. Hingga saat ini, warga berhasil menangkap dua ekor ular kobra. "Sekarang kalau ke kebun harus ramai-ramai, tidak boleh sendiri karena takut ada ular," katanya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved