Alasan Pemprov DKI Jakarta Naikan Tarif Transjakarta

Tarif itu akhirnya bertahan selama 20 tahun dan rencananya akan dinaikan kembali oleh Pemprov DKI Jakarta.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews/Jeprima
Bus TransJakarta melintas di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk menaikan tarif Transjakarta. Belum diketahui berapa besaran kenaikan tarif transportasi umum di ibu kota ini, namun yang jelas akan segera diumumkan oleh pemprov DKI Jakarta.

Saat ini, tarif Transjakarta dipatok sebesar Rp 3.500.

Tarif itu sebelumnya sudah mulai berlaku sejak 2005 silam, atau sudah bertahan sejak 20 tahun terakhir.

Tarif Transjakarta sendiri sebelumnya sudah pernah dinaikan sejak pertama kali diluncurkan pada 2004 silam.

Saat pertama kali diluncurkan pada 15 Januari 2024, tarif Transjakarta dipatok sebesar Rp 2000.

Setahun kemudian, tepatnya pada 2005, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk menaikan tarifnya dari Rp 2000 menjadi Rp 3500.

Tarif saat itu masih menggunakan pola “early-bird” dengan sistem tarif Rp 2.000 untuk pukul 05.00–07.00 WIB, dan Rp 3.500 mulai pukul 07.00 WIB.

Tarif itu akhirnya bertahan selama 20 tahun dan rencananya akan dinaikan kembali oleh Pemprov DKI Jakarta.

Namun berapa dan kapan tarif baru akan diterapkan, belum diketahui.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hanya menyebut pihaknya akan mengumumkan kenaikan tarif Transjakarta pada saat yang tepat tanpa menyebut detail waktu dan besarannya.

“Nanti saatnya, pada saat yang tepat kami akan umumkan mengenai hal itu (kenaikan tarif Transjakarta),” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025) dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini Selasa 28 Oktober 2025 dari Stasiun Tugu

Politisi PDIP tersebut menyabut salah satu alasan Pemprov DKI menaikan tarif Transjakarta adalah karena beban subsidi yang ditanggung oleh pemerintah terlalu besar.

Ia menyebut, besaran subsidi yang diberikan untuk setiap penumpang Transjakarta saat ini mencapai lebih dari Rp 9.000.

 “Sekarang ini subsidinya setiap tiket sebenarnya sudah di atas Rp 9.000. Kan tidak mungkin kalau kemudian ini kita sangga sendirian terus-menerus,” ujarnya.

Selama ini, Pemprov DKI juga telah memberikan fasilitas gratis bagi 15 golongan masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI-Polri, pelajar, hingga lansia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved