Bantul

Anggaran Kurang, Pemkab Bantul Berharap Pelebaran Cinomati Bisa Pakai Danais

Awalnya, diajukan anggaran sebesar Rp 30 miliar, saat ini dipangkas atau dirasionalisasikan menjadi Rp 20 miliar.

Anggaran Kurang, Pemkab Bantul Berharap Pelebaran Cinomati Bisa Pakai Danais
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
SAR DIY Distrik Bantul, TNI Polri dan sejumlah relawan, membantu wisatawan yang tidak kuat menaklukkan tanjakan di Jalur Cinomati (foto diambil saat libur natal dan tahun baru 2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Karena defisit anggaran, Pemerintah Kabupaten Bantul terpaksa memangkas anggaran di sejumlah program.

Satu diantaranya program pembelian lahan untuk proyek pelebaran Jalan Cinomati.

Awalnya, diajukan anggaran sebesar Rp 30 miliar, saat ini dipangkas atau dirasionalisasikan menjadi Rp 20 miliar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis mengatakan, meskipun anggaran dipangkas Rp 10 miliar, Pemerintah Bantul dan Pemerintah Provinsi DIY menurutnya komitmen bahwa proyek pelebaran jalan Cinomati menjadi agenda prioritas yang harus tetap dilaksanakan.

Pihaknya bahkan berencana untuk melakukan penyesuaian, diperubahan anggaran.

Tebing di Jalur Cinomati Longsor, Material Longsor Sempat Tutup Separuh Badan Jalan

"Dilihat, kalau memang kemampuan keuangan daerah kita mencukupi, diperubahan anggaran itu akan kita lakukan penyesuaian," kata dia, saat ditanya mengenai anggaran pelebaran Cinomati.

Pelebaran jalan Cinomati menurutnya menjadi agenda prioritas dari Pemerintah Kabupaten Bantul dan Pemprov DIY.

Pasalnya, jalan yang menghubungkan Kecamatan Pleret dan Dlingo itu merupakan jalur wisata.

Sering digunakan wisatawan luar daerah untuk mengunjungi destinasi wisata di Dlingo maupun Gunungkidul.

Rencananya, jalur sepanjang 2.4 kilometer itu akan dilebarkan seluas empat meter.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved