Gibran Temui Tokoh Senior PDIP Hingga Sinyal Positif dari Puan Maharani di Pilkada Solo 2020

Gibran Temui Tokoh Senior PDIP Hingga Sinyal Positif dari Puan Maharani di Pilkada Solo 2020

Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Bakal calon wali kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka saat menemui tokoh senior PDI-P di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019). 

Silaturahmi

Perwakilan tokoh senior PDI-P, Hariadi mengatakan, pertemuannya dengan Gibran untuk bersilaturahmi.

Peserta yang ikut dalam pertemuan itu ada dari struktural partai, mantan struktural dan aktivis yang dulu pernah bersama berjuang di PDI-P.

"Intinya dari pertemuan ini semakin menjelaskan pada saat ini Mas Gibran menjadi salah satu bakal calon wali kota sah. Sehingga kami dari keluarga besar PDI-P juga sepakat untuk bagaimana berjuang bersama-sama untuk dukungan kepada Mas Gibran," ungkapnya.

Jika nantinya rekomendasi dari DPP turun kepada salah satu pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, Hariadi berharap, PDI-P Surakarta tetap utuh. 

Sinyal Positif dari Puan

Menjadi kader atau anggota partai selama tiga tahun berturut-turut merupakan syarat bakal calon kepala daerah dapat diusung PDI Perjuangan.

Sementara putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka tidak memenuhi syarat tersebut.

Sebab, Gibran diketahui baru mendaftar sebagai anggota partai berlambang banteng moncong putih itu akhir September 2019.

Meski demikian, Ketua DPP PDI-P Bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani memiliki pandangan yang berbeda.

Hasil Survei Median, Elektabilitas Gibran di Pilkada Solo 2019 hanya 19,1 Persen, Unggul Petahana

Puan memberi sinyal, DPP PDI-P bisa mencalonkan Gibran dalam Pilkada Solo 2020 lantaran adanya hak prerogatif.

"Ada mekanisme yang harus diikuti dan juga DPP partai mempunyai hak prerogatif memilih siapa calon yang akan diputuskan (maju Pilkada)," kata Puan, saat menghadiri acara Konsolidasi Tiga Pilar Partai Bersama Mbak Puan DPC PDI-P Sukoharjo, Rabu (18/12/2019).

Puan melanjutkan, PDI-P tidak membeda-bedakan dalam memilih calon kepala daerah.

Ia mengeklaim, PDI-P akan memilih orang yang memiliki kapasitas.

"Semua calon yang mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah dan wakil kepala dan menjalani mekanisme yang ada. Kalau kemudian dianggap mempunyai kapasitas untuk bisa maju dalam Pilkada 2020 pasti akan kita dukung," katanya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved