PDIP : Tak Ada Keistimewaan Dari Partai Untuk Gibran di Pilkada Solo 2020
PDIP pastikan tak akan istimewakan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Serentak 2020
TRIBUNJOGJA.COM - Putra Presiden Jokowi resmi menjadi bakal calon (balon) wali kota Solo setelah mendaftar lewat jalur DPD PDI P Jawa Tengah.
Gibran tetap nekad untuk maju dalam Pilkada Solo 2020 meski sebelumnya DPC PDI P Surakarta sudah mengajukan nama Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai balon yang akan diusungnya.
Nama keduanya sudah diajukan oleh DPC ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.
Namun hingga kini, belum ada keputusan siapa yang akan diusung oleh PDIP dalam Pilkada Solo 2020 mendatang.
Menyikapi hal itu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P), Trimedya Panjaitan menjamin tak ada keistimewaan dari partai untuk putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo.
"Enggak ada keistimewaan," ujar Trimedya setelah mengikuti diskusi publik di Cikini, Jakarta, Rabu (18/12/2019).
• Tegaskan Tak Ingin Bangun Dinasti Politik, Gibran : Saya Bisa Memang Bisa Kalah
Dia mengatakan, tidak adanya perlakuan istimewa terhadap Gibran sudah terkonfirmasi langsung dari Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah Bambang Wuryanto.
Menurut dia, tidak adanya perlakuan khusus bagi Gibran nampak ketika Gibran mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Solo ke Kantor DPD PDI-P Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).
Saat itu, Gibran hanya diterima partai pejabat struktural partai karena Bambang Wuryanto tengah berada di Jakarta untuk mengikuti agenda rapat fraksi PDI-P di DPR.
"Buktinya beliau (Bambang Wuryanto) Ketua DPD, (jika) berikan keistimewaan yang menerima Ketua DPD dong. Itu kehormatan anak presiden dan diberikan pada struktur partai yang lain yang menerima, Bambang di Jakarta," kata anggota Komisi III DPR tersebut.
Adapun putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, awalnya dikenal sebagai seorang yang antipolitik.
Bahkan, suami dari Selvi Ananda itu beranggapan sebagai seorang pengusaha, dia bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat tanpa harus terjun ke dunia politik.
• Hasil Survei Median, Elektabilitas Gibran di Pilkada Solo 2019 hanya 19,1 Persen, Unggul Petahana
Namun, beberapa tahun terakhir, ayah Jan Ethes Srinarendra tersebut berubah pikiran.
Dengan latar belakang sebagai seorang pengusaha, Gibran ingin menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui kebijakan politiknya.
Terlebih lagi, setelah bertemu dengan Wali Kota Surakarta sekaligus Ketua DPC PDI-P Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.