Tegaskan Tak Ingin Bangun Dinasti Politik, Gibran : Saya Bisa Memang Bisa Kalah
Tegaskan Tak Ingin Bangun Dinasti Politik, Gibran : Saya Bisa Memang Bisa Kalah
TRIBUNJOGJA.COM - Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi bakal calon (balon) wali kota Solo dari PDI Perjuangan setelah mendaftar lewat DPD PDI P Jawa Tengah.
Gibran mendaftar ke DPD PDI P Jawa Tengah pada Kamis (12/12/2019) lalu dengan diantar oleh ribuan relawan ke Semarang.
Terjunnya Gibran ke konstestasi politik ini pun membuat sejumlah pihak menilai kalau putra pertama Presiden Jokowi tersebut ingin membangun dinasti politik.
Namun anggapan tersebut langsung disanggah oleh Gibran.
Menurunya, meski sebagai anak seorang Presiden, dirinya tidak ingin memanfaatkan kekuasaan ayahnya untuk memudahkan langkahnya maju sebagai calon wali kota di Kota Bengawan.
"Sudah dijelaskan berkali-kali. Saya ikut kontestasi (Pilkada Solo) bisa menang, bisa kalah. Bisa dipilih, bisa tidak," ucap Gibran, saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2019).
"Dan yang paling penting kan tidak ada penunjukan," kata Gibran, menegaskan.
Bos Markobar ini menegaskan, dirinya tetap akan mengikuti mekanisme yang telah disyaratkan oleh partainya, PDI-P.
"Semua mekanisme partai saya lalui, ya sudah. Dipilih monggo, tidak dipilih silakan," ungkap putra pertama Presiden Jokowi.
• Hasil Survei Median, Elektabilitas Gibran di Pilkada Solo 2019 hanya 19,1 Persen, Unggul Petahana
Sebelumnya, Gibran mengakui, jika dulu dia pernah mengatakan tak ingin masuk ke dunia politik.
Namun, seiring dengan proses pendewasaan yang dilaluinya, dia pun mulai menyadari bahwa sebagai anak muda, pola pikir masyarakat bahwa politik selalu kotor harus diubah.
"Kalau yang mengubah bukan anak muda tidak akan bisa, karena ini jadi momen anak muda, anak muda jadi penggerak bukan obyek yang digerakan," kata dia.
Siap Hadapi Tes Wawancara
Setelah resmi menjadi balon wali kota Pilkada Solo 2020, Gibran masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum nantinya diputuskan siapa yang akan menjadi calon yang ada diusung oleh PDIP.
Tahapan selanjutnya akan dilalui oleh Gibran adalah tes penjaringan tahap 1 (wawancara).