Yogyakarta

Sultan HB X Sebut Perda Perubahan Nomenklatur Desa dan Kecamatan Harus Diselesaikan

Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar Peraturan Daerah (Perda) mengenai perubahan nomenklatur desa dan kecamatan segera diselesaikan.

Sultan HB X Sebut Perda Perubahan Nomenklatur Desa dan Kecamatan Harus Diselesaikan
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar Peraturan Daerah (Perda) mengenai perubahan nomenklatur desa dan kecamatan segera diselesaikan.

Dalam hal ini, utamanya Kabupaten Sleman yang Perdanya masih belum selesai.

"Kalau bisa sampai akhir tahun ini (Perdanya) bisa diselesaikan. (Soal nomenklatur) ini khan semua Kabupaten bikin perda sesuai Perda Keistimewaan, " jelas Sultan di Kepatihan, Jumat (29/11/2019).

Sultan meminta untuk segera mengebut Perda ini lantaran sebentar lagi juga akan banyak pemilihan kepala desa.

Perubahan Nomenklatur Kecamatan dan Desa Ditarget Tahun 2020

Sehingga, agar proses ini tetap terus berjalan.

Paniradya Pati DIY, Beny Suharsono menjelaskan, untuk Kabupaten Sleman memang masih menunggu persetujuan dengan DPRD baru.

Kendati demikian, satu di antara kecamatan di Sleman pun sudah menggunakan nomenklatur ini.

Beny menambahkan, piloting pertama adalah Kulon Progo kemudian Gunungkidul, Bantul dan Kota Yogya.

"Kami (Pemda DIY) menargetkan perubahan nomenklatur desa dan kecamatan di seluruh DIY bisa dimulai pada tahun 2020 mendatang. Pilot nomenklatur ini akan dimulai dari Kabupaten Kulonprogo," ujarnya.

Tahun Depan Pemkot Yogya Ubah Penyebutan Nama Kecamatan

Halaman
12
Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved