Yogyakarta
PT AMI Siap Lakukan Evaluasi Soal Pelayanan Transportasi Publik
Direksi PT AMI menyebutkan evaluasi ini bukan hanya internal perusahaan plat merah ini saja tetapi juga semua pihak duduk bersama.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Anindya Mitra Internasional (AMI) operator sekaligus pengelola bus Trans Jogja menyambut baik masukan sejumlah pihak termasuk Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk melakukan evaluasi pasca-kecelakaan yang membuat satu orang tewas.
Direksi PT AMI menyebutkan evaluasi ini bukan hanya internal perusahaan plat merah ini saja tetapi juga semua pihak duduk bersama.
"Perintah dari Ngarsa Dalem (Gubernur) kami sambut baik. Evaluasi bukan internal di PT AMI saja tapi duduk bersama. Ini untuk pelayanan transportasi publik jadi tidak main-main, " ujar Direktur PT AMI, Dyah Puspitasari di kompleks Kepatihan, Jumat (29/11/2019).
Dyah mengatakan, pihaknya sebagai BUMD yang berperan sebagai kepanjangan tangan pemerintah pun berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik.
Dyah juga menyebutkan untuk melakukan maintenance pada transportasi publik pun bukan sesuatu yang mudah.
• Sultan HB X Minta Direksi Evaluasi Soal Kasus Trans Jogja
"2016 ketika kami mulai mengelola pun mendapat penolakan. Ada yang bertanya mengapa di bawah bendera PT AMI. Ini hal yang berat, " katanya.
Dia juga menegaskan kasus kecelakaan yang menewaskan Aji Pradana (19) tahun ini juga menjadi pelajaran bagi perusahaannya.
Dia juga mengaku tidak alergi dengan penilaian masyarakat mengenai bus yang ugal-ugalan ataupun marah dengan pelayanan.
"Ini justru kalau masyarakat marah, berarti mereka punya harapan pada kami, " kata Dyah.
Rusak Reputasi
Usai bertemu dengan Gubernur DIY ini, Dyah juga mengungkapkan alasan pemecatan atau PHK pada pramudi dan pramugara bus yang terlibat kecelakaan itu.
Dia menyebutkan, ada keterangan berbelit-belit dari pihak bersangkutan atas detail kecelakaan.
Bahkan, keterangan pramudi dan pramugara ini sempat menjadi rujukan dan justru menuai kontroversi.
"Dari keterangan di lapangan dan hasil investigasi internal diketahui mereka berbelit-belit dalam memberi keterangan. Ini juga merusak reputasi, sehingga kami langsung memutuskan untuk PHK, " jelasnya.
• Beri Keterangan Tak Jujur Terkait Kecelakaan, Pramugara Bus Trans Jogja Ikut Di-PHK
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kondisi-bus-transjogja-ab-7837-ak-yang-tampak-ringsek-bagian-depan.jpg)