Breaking News:

Bantul

Direlokasi, Pedagang Kuliner Pasar Seni Gabusan Minta Ada Kejelasan

Menurut dia, berjualan di halaman depan yang notabenenya berada dipinggir jalan Parangtritis saja selama ini tidak ramai.

TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Pasar Seni Gabusan (PSG) yang kini semakin sepi pengunjung. Rencananya lokasi ini akan dijadikan Taman Budaya. Foto diambil Rabu (7/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul berencana melakukan penataan ulang di Kawasan pasar seni gabusan (PSG).

Sejumlah fasilitas dibangun, termasuk akan menata ulang atau merelokasi sejumlah pedagang kuliner.

Nantinya, pedagang kuliner yang biasanya berada halaman depan, akan dijadikan satu, dipindahkan lebih masuk kedalam.

Kebijakan tersebut menuai respon dari para pedagang.

Mereka mengajukan keberatan.

Tidak mau dipindahkan masuk kedalam sebelum benar-benar ada perhatian dan kejelasan dari Pemerintah.

Pasar Seni Gabusan Akan Dipasang WiFi

"Kami tidak setuju dipindahkan kedalam. Karena dimungkinkan tidak ada yang beli," kata salah satu perwakilan pedagang kuliner pasar seni gabusan, Petrus Wijiantoro, saat audiensi dengan Bupati Bantul, Senin (25/11/2019).

Menurut dia, berjualan di halaman depan yang notabenenya berada dipinggir jalan Parangtritis saja selama ini tidak ramai.

Bahkan cenderung sepi.

Apalagi mau dipindahkan lebih kedalam.

Halaman
123
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved