ADVERTORIAL

MocoSik, Pameran Seni Lini Masa Sastra

Pada penyelenggaraan tahun ketiga ini, ruang pameran seni akan kembali dihadirkan di antara panggung musik dan bangku obrolan literasi.

Tayang:
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Anas Syahrul Alimi dan kawan-kawan, saat menghadiri konferensi pers Festival Mocosik, Kamis (1/8/2019) 

Secara tema, boleh dibilang buku yang dipamerkan cukup beragam.

Digelar di JEC Mulai 23 -25 Agustus Besok, MocoSik Tampilkan Satu Juta Eksemplar Buku

Dari buku anak-anak hingga humaniora dan politik.

Bahkan, ada penerbit yang selama ini konsens dengan buku-buku impor turut serta sebagai peserta pameran.

Selain tema yang beragam, harga buku juga bersaing.

“Kita membuka stand besar khusus buku-buku yang dijual secara hotsale. Harga per buku dipukul rata 10 ribu rupiah saja,” ujar Hinu.

Pameran buku MocoSik ini menyemarakkan kembali dunia pameran buku yang beberapa tahun belakangan sepi.

Apalagi, di tahun 2019 ini, setidaknya ada lima pameran buku yang diselenggarakan di Yogyakarta.

“Publik buku juga yang diuntungkan dengan banyaknya pameran buku. Belanja buku sambil menonton konser. Datang, ya,” ajak Hinu yang juga dikenal sebagai pendiri Three G Production. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved