Yogyakarta

Angka Pernikahan Usia Dini Meningkat, DP3AP2 DIY Gencarkan Sosialisasi

Pemerintah Provinsi DIY berupaya untuk menurunkan angka pernikahan usia dini dengan berbagai langkah taktis.

Angka Pernikahan Usia Dini Meningkat, DP3AP2 DIY Gencarkan Sosialisasi
thisamericanlife.org
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Provinsi DIY berupaya untuk menurunkan angka pernikahan usia dini dengan berbagai langkah taktis.

Pada tahun 2018, tercatat ada 312 dispensasi pernikahan dini oleh pengadilan agama DIY.

Angka ini meningkat dari tahun 2017 yang hanya berada di angka 294 dispensasi. 

Pihak DP3AP2 DIY pun kerap melakukan sosialisasi pendewasan usia perkawinan perempuan.

Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kulit Wajah

Usia 21 tahun ini, kata Caroline, memang secara fisik mental sosial sudah siap. Sementara, untuk laki-laki berusia 25 tahun.

Upaya penting yang masih harus diupayakan adalah merubah ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang batasan umur 16 sebagai umur untuk menikah bagi perempuan.

"Sosialisasi ini terus dilakukan di seluruh kecamatan di DIY, desa, RT, RW dan juga sekolah," paparnya pada Tribunjogja.com.

Dia menambahkan pendewasaan usia perkawinan sangat penting dilakukan.

Merujuk pada hasil penelitian yang dilakukan oleh UGM menyebutkan, 38 persen angka kematian ibu melahirkan karena hamil pada usia di bawah 20 tahun.

Angka Pernikahan Dini di Gunungkidul Tertinggi Se-DIY

Kemiskinan

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved