Yogyakarta

Dewan Khawatir Pembangunan Eks Bioskop Indra Mubazir

Mereka juga meminta agar pemerintah daerah (Pemda) DIY menghentikan sementara aktivitas pembangunan sampai ada keputusan hukum tetap atas kepemilikan

Dewan Khawatir Pembangunan Eks Bioskop Indra Mubazir
Istimewa
Bangunan proyek di eks bioskop Indra terlihat sudah berdiri, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan legislatif mengkhawatirkan kondisi bangunan dan juga anggaran yang terserap untuk pembangunan lanskap eks bioskop Indra. 

Mereka juga meminta agar pemerintah daerah (Pemda)  DIY menghentikan sementara aktivitas pembangunan sampai ada keputusan hukum tetap atas kepemilikan lahan tersebut.

Anggota Komisi C DPRD DIY,  Chang Wendriyanto menjelaskan,  pihaknya sudah berulang kali mengingatkan Pemda untuk tidak membangun terlebih dahulu di tanah yang masih belum jelas statusnya. 

Bahkan, pihaknya sudah menyampaikan pada dinas terkait pada saat rapat komisi. 

Gubernur DIY Sebut PK Langkah Tepat untuk Kasus Eks Bioskop Indra

"Saya sudah minta pembangunan dihentikan dulu  mumpung belum terlanjur dan mubazir. Tetapi,  nyatanya terus dibangun dan ada putusan dari MA, " kata Chang kepada Tribun Jogja,  Kamis (18/7/2019).

Chang yang berlatar belakang advokat ini juga mengatakan, di tanah yang masih berstatus quo ini sangat rawan terkaut gugatan.

Apalagi, anggaran untuk membangun gedung juga menelan dana puluhan miliar. 

"Kalau berani membangun, kepala dinas terkait seharusnya juga berani menandatangani pernyataan kalau kalah dalam hukum berani mengembalikan duit yang sudah dipakai, " urainya. 

Hal ini selain menjadi pelajaran bagi pemerintah,  juga menjadi pelajaran bagi masyarakat. 

Dari sisi pemerintah, politisi PDI Perjuangan ini menyebut sebagai pelajaran untuk proyek selanjutnya. 

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved