Sleman

Debet Air di Dusun Kikis Tersedot ke Sumur Wilayah Sebelah

Wacana zero dropping air di Kecamatan Prambanan masih belum bisa terlaksana pada tahun ini.

Debet Air di Dusun Kikis Tersedot ke Sumur Wilayah Sebelah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wacana zero dropping air di Kecamatan Prambanan masih belum bisa terlaksana pada tahun ini.

Pasalnya ada satu daerah, yakni Padukuhan Kikis yang berada di wilayah Desa Sambirejo, Prambanan yang masih belum terlayani oleh Organisasi Pengelolaan Air (OPA).

Penyebab lain adalah, Kikis yang berbatasan dengan Klaten ini tidak memiliki sumur yang dalam.

Kikis menggali sumur bor sedalam 80 meter, namun Klaten bisa mengebor sedalam 120meter.

Kecamatan Prambanan Targetkan Zero Dropping Air Bersih saat Musim Kemarau

"Akibatnya sumur di Kikis menurun debetnya, karena di Klaten (sumurnya) cukup dalam," jelas Murjiyanta Organisasi Pengelolaan Air (OPA) Kecamatan Prambanan saat ditemui Senin (17/6/2019).

Murjiyanta mengatakan, sebenarnya Prambanan sudah memiliki tiga Organisasi Pengelolaan Air (OPA) yang berada di desa-desa yang rawan kekeringan yakni di Gayamharjo, Wukirharjo dan Sambirejo.

Kikis sendiri masih masuk di wilayah Desa Sambirejo, namun padukuhan yang memiliki kontur tanah berbukit tersebut tidak terjangkau jaringan OPA.

Terlebih jarak satu rumah dengan yang lain sangat berjauhan.

Ia mengatakan setidaknya ada empat RT di Kikis yang kekurangan air.

Maka dari itu, desa melayangkan permohonan dropping air ke BPBD Sleman untuk empat RT tersebut.

Kenaikan Harga Cabai Merah di Sleman Diperkirakan Bertahan Hingga Idul Adha

Halaman
123
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved