Bantul

Dibalik TPST Piyungan yang 'Ditutup'

Kendaraan berat yang setiap hari beroperasi di antara tumpukan sampah, siang itu juga tidak terlihat. Aktivitas sepi.

Dibalik TPST Piyungan yang 'Ditutup'
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kondisi sepi tanpa aktivitas di dalam TPST Piyungan 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Minggu (24/3/2019) terhenti.

Sejumlah armada truk yang biasanya mengangkut sampah tak terlihat sama sekali.

Kendaraan berat yang setiap hari beroperasi di antara tumpukan sampah, siang itu juga tidak terlihat. Aktivitas sepi.

Sejumlah warga terlihat tengah duduk di pos siskamling.

Pos itu letaknya hanya beberapa meter dari pintu masuk menuju tempat pembuangan sampah.

Mereka seakan berjaga. Palang penutup jalan menuju pembuangan sampah dibiarkan tertutup.

Baca: Kurangi Timbunan Sampah di TPST Piyungan, Hingga 2018 DLH Bantul Bangun 51 TPS 3R

Seorang warga yang mengaku dari warga setempat, bernama Gombal menjawab bahwa tempat pembuangan sampah terpadu [TPST] Piyungan memang sengaja ditutup.

Alasannya, menurut dia, karena pengelolaan sampah tidak beres.

"Pengelolaan sampah tidak beres. Sampah menumpuk di bagian pinggir," terang dia, Minggu (24/3/2019)

Akibat tumpukan sampah dibuang terlalu ke pinggir, kata dia, menyebabkan jalan banyak dipenuhi oleh sampah karena terbawa angin.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved