Breaking News:

Bantul

Dibalik TPST Piyungan yang 'Ditutup'

Kendaraan berat yang setiap hari beroperasi di antara tumpukan sampah, siang itu juga tidak terlihat. Aktivitas sepi.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kondisi sepi tanpa aktivitas di dalam TPST Piyungan 

Baunya sungguh tak sedap.

Gombal menyampaikan, tuntutan warga sebenarnya sangat sederhana.

Armada truk ketika membuang sampah harus di tengah-tengah lahan pembuangan.

Jangan hanya dibuang didepan ataupun pinggir.

Karena imbasnya sampah meluber ke jalan.

"Jalan menjadi kotor, becek dan bau," keluhnya.

Warga lain, Suyarto mengatakan, TPST Piyungan sebenarnya masih cukup mampu digunakan sebagai tempat pembuangan sampah dari tiga wilayah yaitu Bantul, Yogyakarta dan Sleman.

Asalkan dibuatkan dermaga pembongkaran baru dan sistem pengelolaan sampah diperbaiki.

Bahkan, kata dia, kalau memang diperlukan dibuatkan jalan konblok sebagai lalu lintas armada truk.

"Sehingga pembuangan sampah lancar dan warga juga nyaman," terangnya.

Baca: Sempat Alami Kerusakan, Tiga Alat Berat di TPST Piyungan Kembali Beroperasi

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved