Kesehatan
Ini Obat Flu yang Disarankan Dokter
Kalau tenggorokan mulai sakit, gatal sehingga batuk berkali-kali, juga bersin-bersin, berarti penyakit musiman seperti flu mulai mampir di tubuh kita.
Menurut Prof Dr Iwan Darmansjah, Sp Fk, farmakolog dari FKUI seperti dikutip dari Kompas.com, obat flu dan pilek sebenarnya hanya perlu pengobatan sederhana.
Si sakit harus banyak istirahat, dan tak boleh banyak bicara.Olahraga sebaiknya dihentikan dulu.
Obat diperlukan sejauh untuk mengurangi pilek, batuk, panas, serta gejala lain yang berupa nyeri otot.
Obat flu perlu mengandung campuran obat demam (parasetamol, ibuprofen), komponen pilek (efedrin, pseudo-efedrin, atau fenilpropanolamin) untuk mengeringkan hidung, dan komponen obat batuk (dekstrometorfan atau noskapin).
Baca: Sebaiknya Hindari 8 Jenis Makanan Ini Bila Anda Sedang Flu
Kalau menurut Journal of Health and Social Behavior, sejatinya flu bisa dicegah dengan vaksinasi.
Namun, tidak selamanya vaksinasi mampu menghadang virus flu.
Ini karena virus flu selalu bermutasi, membentuk versi baru yang lain dari generasi sebelumnya
Vaksinasi pada dasarnya hanya membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan dibutuhkan untuk mereka yang berusia di atas 65 tahun, penderita asma, jantung atau penyakit ginjal, juga yang menderita flu sangat berat.
Vaksinasi juga sering dibutuhkan bila kita sedang berada di tempat lain, yang iklimnya berbeda sama sekali dengan wilayah tempat tinggal kita.
Misalnya, mereka yang naik haji butuh sekali suntikan vaksin flu.
Prof Iwan menegaskan, obat flu atau pilek tidak perlu diobati dengan antibiotik.
Virus flu tidak mempan antibiotik.
Bila ada komplikasi infeksi dengan kuman saja, antibiotik dibutuhkan.
Baca: 5 Jenis Makanan yang Bermanfaat Mempercepat Pemulihan saat Flu
Ini pun jarang sekali terjadi.
Hanya 5% dari semua kasus flu yang pernah ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ini-obat-flu-yang-disarankan-dokter.jpg)