Kriminal

BNNP DIY Ungkap 8 Kasus yang Berhubungan dengan Kurir Sabu

Adapun delapan kasus dari delapan kasus tersebut semuanya yang ditangkap adalah kurir yang tengah mengantarkan barang tersebut ke DIY.

BNNP DIY Ungkap 8 Kasus yang Berhubungan dengan Kurir Sabu
IST
Kabid Brantas BNNP DIY, AKBP Mujiyana saat memberikan keterangan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY sejak awal tahun telah menangani delapan kasus terkait peredaran narkotika jenis sabu.

Adapun delapan kasus dari delapan kasus tersebut semuanya yang ditangkap adalah kurir yang tengah mengantarkan barang tersebut ke DIY.

Kabid Brantas BNNP DIY, AKBP Mujiyana mengatakan, pihaknya memang sangat serius dalam memerangi peredaran narkoba di DIY sekecil apapun.

Diungkapkannya pula, kurir yang diringkus pihaknya kebanyakan berasa dari luar DIY dan sengaja mengedarkan sabu ke DIY dengan sistem mengambil di suatu tempat.

"Kebanyakan mereka itu dari Magelang, Temanggung, Salatiga dan Klaten juga ada. Modus masukkannya ke DIY dengan dipaket kecil-kecil sabunya, kemarin hanya 10,5 gram yang terakhir itu," katanya beberapa hari lalu.

Baca: Tahun 2017, 22 Kg Sabu-sabu di DIY Berhasil Diungkap BNNP DIY

"Kalau dari bulan Januari sampai saat ini aa 8 kasus," imbuhnya.

Lanjutnya, untuk di Yogyakarta saat ini menempati peringkat 16 terkait peredaran narkotika.

Sedangkan untuk wilayah yang paling rentan di Yogyakarta adalah daerah Depok, Sleman.

Menurutnya, kebanyakan kurir yang ditangkap pihaknya mengedarkan sabu dan sabu dipilih mereka bukan tanpa alasan.

Baca: Ditresnarkoba Polda DIY Musnahkan Barang Bukti Narkoba Seberat Setengah Kilogram

"Seringnya sabu, mungkin karena praktis dan barangnya busa dipaketin kecil-kecil ditambah lebih cepat laku juga. Kalau di DIY kebanyakan pengguna dan untuk bandar belum ada," ujarnya.

Ditambahkannya pula, guna mewujudkan DIY yang bebas dari peredaran narkotika, pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memeranginya dan melaporkan kepada pihaknya jika mengetahui ada pengguna atau orang-orang di sekitar lingkungannya melakukan transaksi narkotika.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved