Breaking News:

391 Unit Rumah Tak Layak Huni di Gunungkidul Akan Dibedah

Bantuan perbaikan untuk RTLH berasal dari berbagai sumber, dari pusat maupun dari perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tahun 2017 Gunungkidul mendapatkan bantuan rehab ataupun perbaikan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 391 unit.

Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun 2016 lalu yang hanya 300 unit.

Bupati Gunungkidul, Badingah, mengatakan, bantuan perbaikan untuk RTLH berasal dari berbagai sumber, dari pusat maupun dari perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia menuturkan, jumlah bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi rumah, mulai dari kriteria berat akan mendapatkan bantuan Rp 15 juta per unit, sementara untuk kriteria sedang sebanyak Rp 10 juta per unit.

“Perusahaan melalui CSR kami dorong untuk dapat membantu penanganan rumah tak layak huni di Gunungkidul," ujar Badingah, Minggu (17/9).

Badingah mengatakan, banyak bantuan yang diberikan dari pihak swasta.

Dirinya memang mendorong pihak perusahaan dapat membantu dalam penanganan RTLH.

"Beberapa yang sudah dilaksanakan adalah bantuan rumah dari BPD DIY di wilayah Kecamatan Gedangsari. Kami berharap bantuan yang diberikan bisa meringangkan masyarakat kurang mampu," ujar Badingah.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved