Idul Adha 1439 H

Idul Adha 1439 H - Inilah Dasar Hukum, Kriteria Hewan Qurban hingga Aturan Pembagian Daging

Penyembelihan hewan qurban dilakukan setelah shalat Idul Adha, hingga setelah Matahari terbenam di tanggal 13 Zulhijjah

Idul Adha 1439 H - Inilah Dasar Hukum, Kriteria Hewan Qurban hingga Aturan Pembagian Daging
Dok. Tribun Jogja/Rento Ari
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman menggencarkan pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha tahun 2017 lalu 

TRIBUNJOGJA.COM - Berdasarkan kalender penanggalan Muhammadiyah, Idul Adha 1439 H akan jatuh pada 22 Agustus 2018 mendatang.

Pada hari raya tersebut, ibadah yang paling diutamakan adalah menyembelih hewan qurban (ejaan yang sesuai dengan KBBI adalah 'kurban', namun lebih lazim digunakan di masyarakat adalah 'qurban').

Hukum ibadah qurban adalah sunnah muakkad atau sunnah yang dikuatkan.

Sejak diperintahkan, Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan ibadah ini di sepanjang hidupnya.

Penyembelihan hewan qurban dilakukan setelah shalat (sesuai KBBI salat) Idul Adha, hingga setelah Matahari terbenam di tanggal 13 Zulhijah.

Baca: Inilah Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah sebelum Idul Adha

Keutamaan Ibadah Qurban

Keutamaan ibadah qurban salah satunya terdapat dalam hadits berikut:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Aisyah menuturkan dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda, “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117)

Selain itu, diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang memiliki kemampuan untuk berkurban, tetapi ia tidak mau berkurban, maka sesekali janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Halaman
1234
Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved