Bantul

Bupati Bantul Janjikan Hadiah bagi Pelapor Peredaran Miras dan Narkoba

Ia akan memberikan hadiah pada masyarakat yang berani lapor ketika lingkungan tempat tinggalnya terindikasi ada peredaran miras atau Narkoba.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bupati Bantul, Drs Suharsono, tengah membubuhkan tanda tangan di spanduk putih sebagai komitmen bersedia memberantas bahaya narkoba pada peringatan Hari Anti narkotika International (Hani) 2018 di lapangan Paseban, Bantul, Minggu (8/7/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Bupati Bantul, Drs Suharsono, memberi perhatian lebih atas maraknya peredaran minuman keras dan Narkoba di wilayah Bantul terutama di kalangan generasi muda.

Ia mengaku sangat prihatin.

Sebab itu, ia mengajak kepada siapa saja, seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta bahu membahu memerangi barang haram itu.

Bahkan, ia sendiri mengaku akan memberikan reward atau hadiah kepada siapa saja, masyarakat yang berani melaporkan kepada dirinya, ketika lingkungan di sekitar tempat tinggalnya terindikasi ada peredaran minuman keras atau Narkoba.

Baca: Lawan Narkoba Dalam Peringatan Hani 2018, BNNK Bantul Gandeng Ribuan Goweser

"Kepada siapa saja, jika mengetahui di sekitar tempat tinggalnya ada peredaran miras atau narkoba, laporkan kepada saya. Akan saya kasih hadiah," ujar Bupati Bantul, Drs Suharsono, saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika International (Hani) 2018, di lapangan Paseban, Bantul, Minggu (8/7/2018).

Menurutnya, memberantas peredaran miras dan narkoba tidak serta merta harus selalu disandarkan kepada aparat keamanan yang jumlahnya terbatas.

Akan tetapi, menjadi tugas bersama, segenap masyarakat yang peduli untuk menyelamatkan generasi muda.

Ia bercerita, sudah ada tiga orang yang berani mengetuk pintu rumahnya dan melaporkan kepadanya ada indikasi peredaran miras dan narkoba di wilayah Bantul.

"Tiga orang itu saya kasih masing-masing Rp 2 juta. Dari kantong pribadi saya," ungkap Bupati.

Baca: BNNK Bantul Peringati Hari Anti Narkotika International di Lapangan Paseban

Pemberian hadiah berupa uang kepada warga yang berani melapor, diungkapkan Bupati, karena berangkat dari hati nuraninya yang mengaku sangat prihatin atas peredaran minuman keras dan narkoba.

Dengan diberi reward, Bupati berharap akan ada banyak orang yang tanggap dan peduli kepada lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.

"Sehingga kita bisa bersama-sama menyelamatkan generasi muda, anak cucu kita dari bahaya Narkoba. Demi terwujudnya generasi muda Bantul yang sehat dan unggul," tuturnya.

"Kapanpun, siapa saja yang tahu ada peredaran miras dan narkoba. Jangan ragu, ketik pintu rumah saya. Jam satu, jam dua, nggak masalah," tegas dia.

Menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba, baginya merupakan tugas bersama yang sangat penting. Karena dipundak mereka, masa depan bangsa akan wariskan.

"Kita semua (jajaran pemerintahan) tidak selamanya menjadi pemimpin. Satu waktu akan diwariskan kepada generasi berikutnya, makanya menyelamatkan generasi muda ini sangat penting, demi masa depan bangsa," ujarnya. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved