Era Baru Desa Digital Magelang: Aplikasi Simpel Ndeso Terhubung ke Program Gratis Biaya Perawatan
Transformasi digital desa Magelang dimulai lewat Bimtek Simpel Ndeso: TTE, layanan kesehatan gratis, dan integrasi aplikasi daerah.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Transformasi digital desa Magelang dimulai lewat Bimtek Simpel Ndeso: TTE, layanan kesehatan gratis, dan integrasi aplikasi daerah.
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Simpel Ndeso (Sistem Pelayanan Desa Online).
Kegiatan ini diikuti para aparatur desa dari berbagai kecamatan sebagai upaya memperkuat layanan administrasi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Budi Daryanto, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya percepatan transformasi digital di tingkat desa, terutama terkait implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan integrasi layanan digital dengan program-program prioritas daerah.
Menurutnya, penggunaan TTE akan diintegrasikan ke berbagai alur administrasi desa, termasuk aplikasi kesehatan daerah dan layanan surat-menyurat resmi.
Pelatihan ini menjadi langkah awal agar seluruh desa siap mengadopsi TTE sebagai standar baru dalam administrasi.
"Bimtek ini kami laksanakan bertahap pada 17-25 November untuk para kepala desa agar implementasinya merata," ujar Budi saat membuka kegiatan di Command Center Room Pusaka Gemilang, Rabu (19/11).
Selain penguatan layanan administrasi, Budi juga menyinggung integrasi aplikasi Simpel Ndeso dengan program kesehatan daerah, khususnya program Bebas Biaya Perawatan bagi pemegang KTP Magelang di rumah sakit pemerintah.
Program Layanan Perawatan
Program ini memberikan layanan perawatan kelas 3 tanpa biaya, termasuk menutup kebutuhan medis yang belum ter-cover BPJS.
"Kami memastikan aplikasi ini mendukung percepatan layanan kesehatan. Melalui digitalisasi, masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan akuntabel," tambahnya.
Lebih lanjut, Diskominfo berencana berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Magelang dalam pemanfaatan aplikasi Srikandi, sehingga proses tata naskah dan manajemen dokumen antara desa dan perangkat daerah dapat berlangsung lebih efisien tanpa harus mengirim dokumen secara fisik.
Dukungan DPRD
Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Magelang, M. Edi Susilo, yang hadir sebagai narasumber, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa digitalisasi desa merupakan langkah strategis untuk mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan transparansi.
"DPRD sangat mendukung upaya digitalisasi yang dilakukan Diskominfo."
| Asosiasi Futsal Kabupaten Magelang Gelar Kongres Luar Biasa, Perkuat Organisasi dan Pengembangan |
|
|---|
| Tambang Pasir dan Tanah Uruk Tol Jogja–Bawen Ditolak, Warga Datangi DPRD Magelang |
|
|---|
| Pemerintah Kabupaten Magelang Magelang Catat Penerimaan PBB Rp45,75 Miliar |
|
|---|
| Pilkades Serentak 2026 di Magelang: 49 Desa Gelar Pemungutan, Anggaran Rp5,43 Miliar |
|
|---|
| Magelang Siapkan 50 Hektare Kawasan Industri Dekat Exit Tol Jogja–Bawen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Aplikasi-Simpel-Ndeso-Terhubung-ke-Program-Gratis-Biaya-Perawatan.jpg)