Berita Magelang Hari Ini
Rencana Magelang Menuju Smart City Pelayanan Administratif 7 Hari Nonstop
Kabupaten Magelang mempercepat transformasi digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan tata kelola digital
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Magelang mempercepat transformasi digital melalui penguatan SPBE dan tata kelola digital.
- Diskusi panel bersama STMM Yogyakarta menekankan pentingnya inovasi, keamanan data, dan pelayanan publik berbasis teknologi.
- Targetnya, Magelang menuju smart city dengan pelayanan administratif nonstop 7 hari.
MAGELANG, TRIBUNJOGJA.COM - Kabupaten Magelang mempercepat transformasi digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan tata kelola digital dalam penyelenggaraan birokrasi.
Upaya itu mengemuka dalam Diskusi Panel Peningkatan Kualitas SPBE dan Tata Kelola Digital untuk Mewujudkan Pelayanan Publik Unggul, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (8/12/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Magelang bersama Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Komunikasi Digital Yogyakarta.
Wakil Bupati Magelang, Sahid dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar inovasi administratif, melainkan kebutuhan strategis dalam tata kelola pemerintahan modern.
“Teknologi informasi saat ini bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan mendasar agar birokrasi mampu bekerja lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujar Sahid.
Ia menambahkan, pemerintah daerah harus memastikan digitalisasi berjalan secara konsisten dan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Arah kebijakan digitalisasi Kabupaten Magelang, lanjutnya, selaras dengan visi pembangunan jangka menengah daerah Magelang Anyar Gress yang menekankan inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi.
“Seluruh langkah digitalisasi diarahkan agar masyarakat memperoleh pelayanan publik yang benar-benar mudah, cepat, dan dapat diakses kapan saja,” jelasnya.
Sahid juga menegaskan, tujuh program prioritas yang dikenal dengan Sapta Cipta menjadi instrumen utama percepatan transformasi digital, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga penguatan layanan birokrasi digital. Saat ini, indeks SPBE Kabupaten Magelang tahun 2024 mencapai skor 3,92 dan masuk kategori “sangat baik”.
Seiring dengan meningkatnya layanan digital, Pemerintah Kabupaten Magelang menilai isu keamanan data publik menjadi persoalan krusial yang memerlukan kesiapan regulasi serta sistem pertahanan siber yang memadai.
“Keamanan data publik harus menjadi prioritas. Kita tidak hanya memperluas layanan digital, tetapi juga memperkuat perlindungan terhadap keamanan informasi masyarakat,” ungkap Sahid.
• 54 ASN Kota Magelang Terima SK Pensiun: 2025 Total 115 ASN Purna Tugas
Pelayanan Administratif Nonstop 7
Selain itu, Pemkab Magelang tengah merencanakan percepatan layanan berbasis digital melalui konsep Pelayanan Administratif Nonstop 7 Hari guna mempermudah akses layanan masyarakat di seluruh wilayah.
Sahid menekankan, komitmen seluruh jajaran birokrasi menjadi kunci utama terwujudnya visi digital Kabupaten Magelang periode 2025–2030.
Ketua Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta, R M Agung Harimurti, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa digitalisasi pemerintahan hanya akan berhasil apabila dilakukan melalui pendekatan komprehensif, termasuk perubahan proses kerja dan budaya organisasi.
| Program Ketahanan Pangan Desa Dawung Magelang: Warga Dapat Tanaman Sayur Gratis |
|
|---|
| Borobudur dan Cagar Budaya Magelang Jadi Fokus Komisi X DPR RI |
|
|---|
| Aparatur Pemerintah Kabupaten Magelang Deklarasi Tolak Korupsi |
|
|---|
| Penampakan Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Gunung Andong |
|
|---|
| 2 Anggota Polres Magelang Kota Sumbang 3 Medali di Kapolri Cup VI Taekwondo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kabupaten-Magelang-Percepat-Transformasi-Digital-2025.jpg)