Workshop English Public Speaking Bekali Santri Magelang Hadapi Persaingan Global
Kemampuan berbicara bahasa Inggris dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan global.
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan santri dan siswa madrasah dari berbagai wilayah di Magelang mengikuti Workshop English Public Speaking untuk Santri dan Siswa Madrasah yang digelar di Magelang, Minggu (17/5/2026).
Kemampuan berbicara bahasa Inggris dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan global.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, mengatakan kemampuan public speaking dalam Bahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan yang wajib dimiliki generasi muda di tengah dunia yang semakin terkoneksi secara internasional.
“Bahasa Inggris mutlak harus dipelajari oleh adik-adik semua. Ke depan, generasi penerus bangsa akan terkoneksi dengan dunia internasional melalui bahasa Inggris sebagai bahasa global,” ujarnya.
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jawa Tengah VI itu menilai penguasaan Bahasa Inggris akan membuka peluang lebih luas di berbagai bidang, mulai pendidikan, usaha, hingga pariwisata.
Menurutnya, posisi Magelang sebagai daerah tujuan wisata juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi secara internasional.
“Bagaimana bisa menjangkau pasar yang lebih luas kalau tidak menguasai bahasa Inggris. Apalagi Magelang sekarang semakin dikenal sebagai daerah tujuan wisata,” katanya.
Baca juga: 50 Gerai KDKMP Resmi Beroperasi di Kabupaten Magelang, Bupati Minta Tampung Produk UMKM
Wibowo menyebut tantangan terbesar dalam belajar bahasa Inggris bukan hanya memahami materi, melainkan keberanian untuk berbicara di depan umum.
Karena itu, pelatihan public speaking dianggap penting untuk membangun rasa percaya diri para pelajar.
“Banyak yang sebenarnya memahami bahasa Inggris, tetapi belum berani berbicara. Karena itu dibutuhkan keberanian untuk terus mencoba dan berlatih,” tambahnya.
Nilai Tambah
Sementara itu, Ketua Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa Universitas Nasional, Siti Tuti Alawiyah, mengatakan kemampuan Bahasa Inggris kini menjadi nilai tambah penting dalam dunia kerja maupun kehidupan profesional.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing tidak hanya memperluas peluang karier, tetapi juga memperkuat networking dan personal branding seseorang.
“Sekarang ini networking sangat dibutuhkan hampir di semua bidang pekerjaan dan usaha. Kemampuan bahasa Inggris juga bisa menjadi bagian dari personal branding sehingga seseorang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga internasional,” jelasnya.
Ia menekankan kemampuan berbicara Bahasa Inggris tidak bisa diperoleh secara instan, melainkan harus dibangun melalui latihan rutin dan dukungan lingkungan belajar.
“Harus ada dukungan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan belajar. Dengan latihan yang berulang, kemampuan berbicara bahasa Inggris akan semakin terasah,” ujarnya.
| 50 Gerai KDKMP Resmi Beroperasi di Kabupaten Magelang, Bupati Minta Tampung Produk UMKM |
|
|---|
| Wali Kota Magelang Resmikan KDMP di Kawasan Rusunawa Wates |
|
|---|
| Pemkot Magelang Kukuhkan 17 Tagana dan 6 Pordam, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana |
|
|---|
| Tiga Tahanan Politik Asal Magelang Akhirnya Resmi Dikeluarkan dari Lapas |
|
|---|
| Masa Hukuman Usai, Penahanan Tiga Mahasiswa Magelang Justru Diperpanjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261705-Workshop-English-Public-Speaking-Santri-di-Magelang.jpg)