Berita Magelang
Candi Mendut Magelang Terancam Runtuh tapi Pemugaran Terkendala Anggaran
Proses pemugaran Candi Mendut di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menghadapi hambatan serius menyusul belum adanya kepastian anggaran
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Proses pemugaran Candi Mendut di Magelang mengalami hambatan.
- Anggaran tahap lanjutan belum pasti, termasuk rekonstruksi stupa di puncak candi
- Pemugaran tetap ditargetkan berlanjut pada 2026 dengan fokus pembongkaran dan penguatan struktur.
- Kajian teknis menunjukkan atap masih bisa direkonstruksi, menambah tinggi candi hingga 33 meter.
Tribunjogja.com Magelang --- Proses pemugaran Candi Mendut di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menghadapi hambatan serius menyusul belum adanya kepastian anggaran untuk tahap lanjutan. Salah satu rencana besar yang tertunda adalah rekonstruksi stupa di bagian puncak candi.
Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X, Eri Budiarto, menjelaskan bahwa pemugaran lanjutan sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan tahun 2026.
Namun, pelaksanaannya masih menunggu kepastian regulasi dan dampak reorganisasi kelembagaan di tingkat pusat.
“2026 sudah kita perencanaan, tapi karena ada regulasi atau perubahan reorganisasi lagi kita menunggu kepastian. Akhirnya anggaran akan lewat BPK atau MCB (Museum dan Cagar Budaya Unit Warisan Dunia Candi Borobudur). Kita menunggu dari pemerintah pusat. Tapi jadwal sudah kita buat,” kata Eri, Rabu (7 Januari 2026).
Meski kepastian anggaran belum jelas, Eri menegaskan bahwa pemugaran tetap akan dilanjutkan pada 2026.
Ia bahkan sempat berupaya mempercepat agar bisa dimulai sebelum Lebaran 2026, namun perubahan kebijakan anggaran di awal tahun membuat rencana tersebut tertunda.
“Kemarin malah saya ingin percepat, Lebaran Maret bisa kita mulai. Tahun kemarin kita rencanakan begitu, tapi awal tahun ini ada perubahan anggaran jadi kita nggak berani memastikan kapan,” ungkapnya.
Dalam rencana lanjutan, pihak BPK akan menyelesaikan pembongkaran sebagian struktur sungkup atau susunan batu yang belum rampung, sebelum mengembalikan bagian-bagian tersebut.
Tahap berikutnya adalah rekonstruksi atap utama berbentuk stupa.
“Kalau nanti sesuai dengan perencanaan, kita masih melakukan sebagian pembongkaran yang sungkupnya belum selesai. Terus nanti kita kembalikan dan insyaallah atap utama yang berbentuk stupa bisa kita rekonstruksi, bisa kita pasang,” jelas Eri.
• Penghasilan Merosot Imbas Pemugaran Candi Mendut, Pedagang Mengadu ke DPRD Magelang
Atap Rawan Runtuh
Saat ini, pemugaran difokuskan pada pembongkaran bagian atap karena dinilai sangat rawan.
Jika tidak segera dilakukan, dikhawatirkan dalam waktu lima tahun ke depan candi bisa runtuh.
“Sekarang baru pembongkaran khusus atapnya karena sudah sangat rawan sekali. Kalau tidak dilakukan pembongkaran segera, ditakutkan paling lama itu 5 tahun candi bisa runtuh,” kata Eri.
| Kasus Predator Anak di Magelang: Korban Melawan dengan Menggigit dan Cakar Pelaku |
|
|---|
| Bupati Magelang Grengseng Uji Coba Program Baru: ASN Pemkab Wajib Belanja di Warung |
|
|---|
| Kronologi Lenyapnya Kades Sambeng Magelang, Dua Bulan Tak Masuk Kantor |
|
|---|
| Pohon Randu Alas 250 Tahun Ikon Desa Tuksongo Magelang Akhirnya Tumbang |
|
|---|
| Pameran Seni Rupa Describing Personality di Borobudur, Proyek Perdana Echo Project |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemugaran-Candi-Mendut-di-Magelang-Terhambat.jpg)