TOPIK
Harga Pertamax Naik
-
Pemkot Yogyakarta bersiap melakukan penyesuaian anggaran demi menutupi pembengkakan biaya transportasi operasional kendaraan dinas
-
Panjangnya antrean pembeli Pertalite di SPBU Jalan Ipda Tur Harsono Yogyakarta bahkan hampir mendekati jalan raya.
-
Selisih harga yang nyaris menyentuh angka Rp4000 ini sontak membuat pengguna bahan bakar non-subsidi berpikir ulang dan beralih ke Pertalite
-
Menurut dia, kenaikan Pertamax akan memukul ekonomi masyarakat kelas menengah. Pasalnya, biaya hidup mengalami lonjakan
-
Ia pesimistis bisnis Pertashopnya dapat bertahan lama. Dengan disparitas harga yang tinggi, ia memperkirakan bisnisnya hanya bertahan
-
Hanafi, seorang driver ojek online (ojol) di Kota Yogyakarta, mengeluhkan kondisi SPBU yang berbeda dari biasanya,
-
Kenaikan yang terbilang drastis sontak memukul isi dompet warga, terutama yang selama ini mengandalkan Pertamax untuk mobilitas harian.
-
Meski kebanyakan driver ojol menggunakan pertalite, adanya kenaikan pertamax memicu migrasi pengguna pertamax ke pertalite.
-
Pemkot Yogyakarta kini bersiap melakukan evaluasi guna mengantisipasi pembengkakan alokasi APBD untuk BBM
-
Pemda DIY kini bersiap mengantisipasi efek domino dari penyesuaian harga BBM, menjaga daya beli masyarakat dan menekan kegelisahan publik.
-
Ketua Forum Destinasi Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Edward Alfian, mengatakan sektor pariwisata sangat bergantung pada mobilitas masyarakat
-
Kenaikan harga Pertamax dikeluhkan konsumen di Sleman, yang mengkhawatirkan potensi dampak beruntun terhadap kondisi ekonomi rumah tangga mereka.
-
Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi bukti bahwa kemampuan APBN untuk menahan dampak lonjakan harga energi global semakin terbatas
-
Langkah "mengencangkan ikat pinggang" ini terpaksa ditempuh guna menjaga stabilitas anggaran operasional yang kini kian terbatas.
-
Diperkirakan akan ada pergeseran pengguna dari Pertamax ke Pertalite di Kulon Progo, yang merupakan BBM bersubsidi.
-
Keputusan pemerintah untuk mengerek naik harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax per 10 Juni 2026 dinilai berisiko memicu efek domino
-
Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter itupun memicu beragam tanggapan di kalangan warga Kulon Progo
-
Seorang warga di Kabupaten Bantul mengaku terkejut dan baru mengetahui harga BBM Pertamax naik saat sedang mengisi BBM
-
Gelombang keresahan mulai melanda masyarakat Kota Yogyakarta menyusul keputusan pemerintah menaikkan harga BBM Pertamax secara signifikan
-
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026).
-
Harga Pertamax naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter mulai hari ini, Rabu
-
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, Pertamax dan Pertamax Green, yang berlaku Rabu