Harga Pertamax Naik
Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik, Pengguna Pertalite di Kulon Progo Diprediksi Melonjak
Diperkirakan akan ada pergeseran pengguna dari Pertamax ke Pertalite di Kulon Progo, yang merupakan BBM bersubsidi.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - PT Pertamina telah menaikkan harga BBM jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai hari ini, Rabu (10/6/2026).
Harga BBM jenis Pertamax naik menjadi Rp16.250,00 dari sebelumnya Rp12.300,00 per liter.
Sedangkan Pertamax Green 95 kini menjadi Rp17.000 dari harga sebelumnya Rp12.900,00 per liter.
Kepala Unit Stasiuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44.55.602 Wates, Linda Kusdahliyana, mengatakan info kenaikan harga dua jenis BBM itu baru disampaikan pada Selasa (09/06/2026) jelang tengah malam.
"Biasanya pukul 22.00 WIB sudah diberi info soal kenaikan harga BBM, tapi kemarin mendekati tengah malam baru dikasih infonya," kata Linda ditemui di SPBU Wates pada Rabu (10/06/2026).
Info pun baru diberikan hanya beberapa waktu sebelum harga resmi naik pada tengah malam.
Ia menilai kondisi itu membuat tidak ada penumpukan kendaraan yang hendak mengisi BBM, seperti yang biasa terjadi saat harga BBM akan naik.
Bergeser ke Pertalite
Linda pun menyebut situasi di hari pertama usai kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 masih cukup landai.
Namun ia memperkirakan akan ada pergeseran pengguna dari Pertamax ke Pertalite, yang merupakan BBM bersubsidi.
"Kemungkinan akan ada lonjakan untuk pendaftaran barcode di aplikasi Pertamina agar bisa membeli Pertalite," ujarnya.
Warga yang hendak membeli BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar diwajibkan untuk mendaftar barcode di aplikasi Pertamina.
Barcode itu nantinya dipindai oleh petugas SPBU saat hendak mengisi BBM bersubsidi.
Baca juga: Harga Pertamax Melonjak, Warga Kulon Progo Khawatir Harga Pertalite Juga Bakal Ikut Naik
Pasokan Distribusi Lancar
Linda pun memastikan kenaikan harga tidak berpengaruh pada pasokan BBM.
Sebab sejauh ini distribusinya tetap lancar, baik untuk BBM bersubsidi maupun non subsidi.
Konsumsi harian Pertalite di SPBU Wates mencapai 9 ribu hingga 9,5 ribu liter. Sedangkan untuk Solar, konsumsi hariannya bisa mencapai 7000 hingga 8000 liter.
| Lonjakan Harga Pertamax Picu Migrasi ke Pertalite, Beban Fiskal APBN Terancam Makin Berat |
|
|---|
| Harga Pertamax Melonjak, Warga Kulon Progo Khawatir Harga Pertalite Juga Bakal Ikut Naik |
|
|---|
| Warga Bantul Kaget dan Kecewa Harga BBM Pertamax Mendadak Naik |
|
|---|
| Pertamax Melejit, Warga Jogja Menjerit: Lebih Meresahkan Dibanding Zaman Covid-19! |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM di DIY Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261006-Antrean-pengguna-Pertalite-di-SPBU-Kulon-Progo.jpg)