Ini 7 Cabang Olahraga Unik yang Ditandingkan di PORDA DIY 2025

Menariknya, selain cabor populer PORDA DIY 2025 juga menghadirkan sejumlah cabang olahraga unik yang jarang terdengar namun punya daya tarik.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Dok. KONI DIY
Penyerahan medali cabor Kempo pada Porda XVII DIY 2025 Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM- Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY XVII 2025 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga momentum penting bagi dunia olahraga

Event ini diharapkan mampu melahirkan atlet potensial yang bisa mengharumkan nama masing-masing daerah baik di kancah nasional hingga internasional.

Ajang olahraga terbesar di DIY ini akan digelar pada 9–18 September 2025 dengan Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah.

Beberapa cabang olahraga (cabor) bahkan akan dimulai lebih awal, misalnya cabor catur yang sudah mulai melakukan perlombaan seperti golf, judo,catur, taekwondo, binaraga, anggar, tarung drajat, kick boxung, dan barongsai pada awal September 2025.

Menariknya, selain cabor populer PORDA DIY 2025 juga menghadirkan sejumlah cabang olahraga unik yang jarang terdengar namun punya daya tarik tersendiri. Berikut adalah tujuh di antaranya:

Daftar 7 Cabang Olahraga Unik di PORDA DIY

1. Gateball

Gateball
Gateball (Net)

Gateball adalah olahraga modifikasi dari permainan croquet.

Permainan ini menggunakan palu untuk memukul bola berwarna merah dan putih agar melewati tiga gawang, lalu mengenai tiang akhir atau goal pole dalam waktu 30 menit.

Olahraga asal Jepang ini dikenal sebagai barrier-free sport karena dapat dimainkan oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia.

Keunikannya membuat gateball cepat menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Bahkan, Indonesia sudah menorehkan prestasi di kejuaraan Asia Pasifik.

2. Hapkido

hapkindo 08092025
Foto olahraga hapkindo (https://hapkidoindonesiams.com)

Hapkido adalah seni bela diri asal Korea yang menekankan prinsip lingkaran dan memanfaatkan kekuatan lawan.

Tekniknya mencakup pukulan, tendangan, kuncian, bantingan, hingga latihan senjata.

Berbeda dengan taekwondo yang fokus pada tendangan, hapkido lebih menitikberatkan pada pertahanan diri dengan teknik kuncian dan bantingan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved