Jasmine Ashadiya, Karateka Cilik Jogja Raih Perak dan Perunggu di Silent Knight Malaysia
Usianya baru menginjak 11 tahun, namun Jasmine Ashadiya Gunarto telah menunjukkan determinasi baja di atas matras tatami.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Jasmine Ashadiya Gunarto (11), siswi SD Muhammadiyah Sapen 1 Yogyakarta, sukses meraih medali perak Kumite dan perunggu Kata pada ajang karate internasional di Malaysia.
- Demi meraih prestasi, Jasmine menjalani latihan intensif 11 kali sepekan, disiplin nutrisi, hingga rutin melakukan ice bath untuk pemulihan fisik.
- Meski sempat haru karena kalah tipis dari tuan rumah di final melalui keputusan wasit, Jasmine tetap menunjukkan mental petarung dan fokus mengejar target kompetisi berikutnya.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Usianya baru menginjak 11 tahun, namun Jasmine Ashadiya Gunarto telah menunjukkan determinasi baja di atas matras tatami.
Siswi kelas 5 SD Muhammadiyah Sapen 1, Yogyakarta, ini baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang medali perak untuk kelas Kumite dan perunggu untuk kelas Kata dalam ajang "15th Silent Knight International Karate 2026" di Malaysia yang digelar beberapa waktu lalu.
Di balik dua medali kebanggaan tersebut, tersimpan drama haru dan perjuangan keras yang tidak terlihat oleh penonton.
Tampil di ajang internasional untuk pertama kalinya, Jasmine harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara, dari tuan rumah Malaysia hingga India.
Puncak ketegangan terjadi pada babak final kelas Kumite.
Jasmine harus berhadapan dengan atlet tuan rumah, Malaysia. Pertandingan berjalan sangat ketat hingga poin keduanya imbang. Keputusan akhir pun berada di tangan wasit (hantei).
Momen emosional tersebut diceritakan secara mendalam oleh ibunda Jasmine, Brigita Kingkin Pitaningrum, yang mendampingi langsung sang putri di tepi arena.
Keputusan wasit yang memenangkan tuan rumah sempat membuat Jasmine meneteskan air mata.
"Kemarin pas final itu sebenarnya sama-sama bagus, poinnya sama, tapi kebetulan wasitnya ambil tuan rumah. Dia sedih banget, terus sampai wasitnya datengin dia, bilang kamu itu sebenarnya bagus banget cuman saya bingung mau milih kamu atau dia. Kemarin meluk dia karena dia nangis, sedih banget. Saya juga, maksudnya sampai si wasitnya datengin dia, meluk dia, terus bilang itu terlalu sulit buat menentukan pemenangnya," ungkap Brigita menceritakan pelukan hangat dari sang pengadil lapangan.
Ayah Jasmine, Arjunadi, menuturkan bahwa keikutsertaan putrinya di ajang ini memang didorong oleh keinginan Jasmine sendiri untuk merasakan atmosfer kompetisi tingkat dunia.
Baca juga: Popsivo Sikat Electric PLN 3-0, Smarzek–Pena Bawa Satu Kaki ke Podium Tiga Proliga 2026
Terlebih, gaya bertarung dan tekanan di kancah internasional sangat berbeda dengan kejuaraan di dalam negeri.
"Jadi event kemarin itu, event tahunan Silent Knight di Malaysia. International Open Championship, itu event tahunan sudah yang ke-15 tahun. Jadi itu event internasional, karateka-karateka dari mana saja diundang untuk tanding. Kebetulan Yasmin kemarin pengen ngerasain rasanya event internasional itu gimana, karena tentunya persaingannya beda, pesertanya beda. Terus Alhamdulillah hasilnya memuaskan, dia dapat medali perunggu di kelas Kata, sama medali perak di kelas Kumite," papar Arjunadi.
Meraih prestasi di Negeri Jiran tentu bukan hasil dari proses semalam. Ada harga mahal yang harus dibayar gadis cilik yang bercita-cita menjadi dokter ini.
Berbekal moto hidup "Man jadda wajada" (siapa bersungguh-sungguh pasti berhasil), Jasmine menjalani rutinitas yang mungkin terasa amat berat bagi anak seusianya.
| Kulon Progo Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Karate Pelajar Tingkat DIY, 630 Peserta Ambil Bagian |
|
|---|
| Tim Karate Kota Yogyakarta Pertahankan Status Juara Umum di Porda DIY 2025, Bantul Runner Up |
|
|---|
| 157 Atlet Berebut Medali Kyokushin Karate National Open Tournament 2025 di Jogja |
|
|---|
| Puluhan Wasit Juri dan Pelatih Forki DIY Ikuti Penataran hingga Peningkatan Akreditasi |
|
|---|
| 5 Pelajar Gunungkidul Bawa Emas dan Perak di Championship Kemenpora RI Cup 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jasmine-Ashadiya-Karateka-Cilik-Jogja-Raih-Perak-dan-Perunggu-di-Silent-Knight-Malaysia.jpg)