'Tank Swedia' Volvo 244DL Ini Padukan Visual Hot Rod Amerika dan Reli Eropa

Di tengah dominasi mobil modern serba digital, kehadiran Volvo 244 DL milik Ramadhan Arif Fatkhur mencuri perhatian

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
“Tank Swedia” Volvo 244DL milik Rama 

Ringkasan Berita:
  • Di tengah dominasi mobil modern dengan desain serba digital dan minim karakter mekanis, kehadiran Volvo 244 DL milik Ramadhan Arif Fatkhur justru mencuri perhatian dengan pendekatan berbeda.
  • Sedan klasik asal Swedia itu tampil dengan nuansa reli era 1980an lengkap dengan efek bodi usang khas hot rod Amerika, namun tetap mempertahankan sebagian besar komponen orisinalnya.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tengah dominasi mobil modern dengan desain serba digital dan minim karakter mekanis, kehadiran Volvo 244 DL milik Ramadhan Arif Fatkhur justru mencuri perhatian dengan pendekatan berbeda.

Sedan klasik asal Swedia itu tampil dengan nuansa reli era 1980an lengkap dengan efek bodi usang khas hot rod Amerika, namun tetap mempertahankan sebagian besar komponen orisinalnya.

Bagi Rama, sapaan akrabnya, mobil lawas bukan sekadar kendaraan koleksi, melainkan media ekspresi.

Karena itu, ketika mendapatkan Volvo 244DL tahun 1976 tersebut, ia memilih tidak melakukan restorasi penuh ala showroom.

Sebaliknya, ia justru mempertahankan karakter tua mobil dan menggabungkannya dengan sentuhan visual rally look yang jarang ditemui di Indonesia.

“Waktu saya dapat sebenarnya mobil ini sudah dirawat pemilik sebelumnya. Saya cuma kasih nuansa yang lebih muda, dicoret-coret dan dibuat ala rally tahun 80-an,” ujarnya.

Konsep tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Di dunia otomotif, Volvo dikenal punya sejarah panjang di ajang reli, terutama karena konstruksi bodi dan ketahanan mesinnya yang terkenal kuat. Karakter itulah yang ingin diangkat Rama melalui proyek modifikasinya.

Namun perubahan yang dilakukan sebenarnya tidak terlalu ekstrem. Sektor mesin misalnya, masih mempertahankan spesifikasi bawaan pabrik.

Hanya bagian karburator yang diganti menggunakan komponen Jepang demi memudahkan penyetelan sekaligus membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Sebagian besar kaki-kaki, suspensi, hingga interior juga tetap dipertahankan dalam kondisi asli. Bahkan bumper depan dan belakang masih menggunakan shock bawaan yang tetap berfungsi normal hingga sekarang.

“Interior enggak ada yang berubah sama sekali. Semuanya masih orisinal dan memang kualitas Volvo bagus banget. Semua indikator juga masih hidup,” kata Rama.

Nuansa hot rod Amerika 

Di sektor visual, ia memadukan dua pendekatan berbeda. Nuansa hot rod Amerika dihadirkan lewat efek rusty look pada bodi, sementara karakter reli Eropa diperkuat dengan grafis serta pinstripe lettering khas mobil balap lawas. Semuanya itu ia garap sendiri. 

Efek cat usang itu tidak dibuat sembarangan. Rama yang juga perupa ini sengaja menempatkan detail pelunturan warna di area-area yang secara logis memang rentan terkena cuaca atau gesekan, seperti tepian pintu, tekukan bodi, hingga bagian atap kabin.

“Kalau rusty-nya pakai cat mobil biasa terus dibuat luntur dengan teknik digosok. Jadi tetap terlihat natural,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved