Mercedes W115 200, Elegansi Klasik yang Tak Pernah Padam

Satriyo, penyuka mobil klasik asal Yogyakarta ini menemukan kembali potongan masa kecilnya lewat Mercedes-Benz W115 seri 200 tahun 1971.

Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja / Santo Ari
Penampilan Mercedes W115 200 

Karena itu, ia selalu menekankan pentingnya pengetahuan dasar bagi para pemula. 

“Yang utama itu legalitas surat dan tahu riwayat mobil. Lalu pelajari literaturnya, jadi tahu apa aksesoris yang akan dilengkapi,” imbuhnya.

Mercedes-Benz W115 sendiri merupakan mobil ikonik yang diproduksi antara tahun 1968 hingga 1976. Model ini dikenal sebagai bagian dari generasi “New Generation” yang menjadi transisi penting dalam desain Mercedes, dengan gaya bodi kotak, lampu bulat ganda, dan interior logam berbalut kayu.

Varian 200 dibekali mesin bensin 2.0 liter yang tangguh, dan terkenal karena ketahanannya, tidak heran jika dulu mobil ini banyak digunakan sebagai taksi dan mobil dinas.

Kini, setelah lebih dari setengah abad, W115 bukan hanya saksi sejarah otomotif, tapi juga simbol kelas dan kesabaran.

Bagi Satriyo, keindahan mobil klasik bukan soal kemewahan yang dipamerkan, tapi sebuah kebanggaan karena tak semua orang bisa memilikinya. Jika hanya sekedar mobil mewah, maka orang berduit pun bisa membelinya.

“Ada rasa kebanggaan tersendiri ketika mobil yang tidak semua orang bisa punya akhirnya bisa kita hidupkan lagi,” tandasnya.(nto)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved