Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pengguna Mobil di Bantul Pusing Atur Siasat
Suryo mengaku bahwa kenaikan harga BBM ini membuatnya berpikir ulang untuk menggunakan mobil tersebut saat hendak bepergian.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
- Kenaikan harga membuat pengeluaran pengguna membengkak, misalnya biaya isi full tank bisa tembus Rp1 juta.
- Sebagian pengguna mencoba berhemat dengan mencampur jenis BBM atau beralih ke motor untuk bepergian.
- Harga baru per liter: Pertamax Turbo Rp19.400, Dexlite Rp23.600, dan Pertamina Dex Rp23.900.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berupa Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Untuk harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap bertahan di harga sebelumnya.
Penyesuaian harga BBM yang mulai berlaku ini, sangat terasa bagi para pengguna BBM tersebut. Mereka mengeluhkan adanya kenaikan harga BBM yang berlangsung secara mendadak.
Pengeluaran membengkak
Sugeng (61), warga Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, menjadi salah satu yang merasakan dampak kenaikan BBM utamanya jenis Pertamina Dex.
"Saya pakai Pertamina Dex agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan dan keawetan mesin kendaraan," katanya, kepada Tribunjogja.com, Minggu (19/4/2026).
Adapun kendaraan yang dipergunakan olehnya yakni Nissan Navara. Sebelum kenaikan harga Pertamina Dex, ia kerap mengisi dengan nominal sekitar Rp400-Rp500 ribu untuk kebutuhan lima hari perjalanan, namun sekarang bisa menjadi lebih dari Rp1 juta.
"Biasanya saya kalau isi bensin mobil itu enggak nunggu sampai habis. Yang jelas, kalau isi Rp400-Rp500 ribu itu kadang sudah bisa full tank, tapi sekarang tentu saja Rp1 juta lebih," jelasnya.
Pengguna pasrah
Kendati begitu, ia hanya bisa pasrah. Sebab, tidak mungkin dalam waktu dekat ini, Sugeng akan memilih ganti BBM maupun kendaraan menjadi listrik.
Suryo (50), warga Kapanewon Bantul, turut merasakan dampak kenaikan harga BBM jenis Pertamax Turbo. Kini, ia harus pandai-pandai mengakali pembelian BBM agar dapat dipakai lebih awet dan menjaga mesin berjalan maksimal.
"Saya itu pakai mobil Honda Brio. Biasanya saya langsung full tank isi Pertamax Turbo. Tapi karena sekarang naik, jadi ya paling nanti setengah diisi Pertamax Turbo, setengahnya lagi isi Pertamax," jelasnya.
Pertimbangkan ganti motor
Di samping itu, Suryo mengaku bahwa kenaikan harga BBM ini membuatnya berpikir ulang untuk menggunakan mobil tersebut saat hendak bepergian. Kini, ia mulai memilih untuk kerap menggunakan sepeda motor saat bepergian, terutama saat pulang pergi kantor.
"Ya gimana ya? Sekarang kalau mau full tank paling enggak Rp670 ribuan itu keluar. Padahal biasanya, kalau mau full tank ya Rp450-an lah. Kan sayang ya uangnya bisa untuk kebutuhan lain," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Bantul siang hari, tidak terjadi kepadatan antrean pengisian BBM untuk kendaraan mobil.
Antrean rata-rata hanya terjadi pada sepeda motor dan mobil yang mengisi Pertalite serta Pertamax. Di mana, jenis BBM itu tidak mengalami kenaikan harga.
Adapun penyesuaian harga per liter untuk Pertamax Turbo sebelumnya Rp13.100 menjadi Rp19.400, Dexlite sebelumnya Rp14.200 menjadi Rp23.600, dan Pertamina Dex Rp14.500 menjadi Rp23.900.(nei)
| KAI Daop 6 Jadi Ruang Interaksi Lewat Pameran Sumbu Filosofi Yogyakarta dan Penanda Sejarahnya |
|
|---|
| Pengurus SOKSI DIY Hasil Revitalisasi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Partai Golkar |
|
|---|
| Pengusaha Rasakan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Apindo DIY Dorong Pemerintah Beri Insentif Ekonomi |
|
|---|
| Sidak TPR Parangtritis, Wabup Bantul Andalkan Kejujuran Wisatawan |
|
|---|
| Sederet Alasan Pemindahan Venue Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta ke Bali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-BBM-Nonsubsidi-Naik-Pengguna-Mobil-di-Bantul-Pusing-Atur-Siasat.jpg)