Pegawai PPPK Ditemukan Tewas

Kronologi Pegawai PPPK DPUPKP Sleman Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah

Seorang Pegawai P3K di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
TKP - Petugas mendatangi lokasi dan telah memasang garis polisi di lokasi temuan pegawai PPPK atau P3K ditemukan meninggal dengan luka gorok di leher di Dusun Klawisan Topadan, Kalurahan Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman Jumat (15/5/2026) . 

Ringkasan Berita:
  • S (48), pegawai P3K DPUPKP Sleman, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka gorok di leher di dalam kamar rumah ibunya di Seyegan, Sleman, Jumat (15/5) pagi.
  • Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi terlentang bersimbah darah, yang langsung memicu histeris dan kepanikan warga.
  • Polresta Sleman masih mendalami kasus ini dan belum menyimpulkan penyebab kematian. Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk keperluan autopsi.

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar rumah milik ibunya di Dusun Klawisan Topadan, Kalurahan Margoagung, Seyegan pada Jumat (15/5/2026) pagi.

Korban berinisial S (48) itu ditemukan dalam kondisi leher tergorok oleh ibu kandungnya sendiri sekitar pukul 07.00 WIB.

Penyebab kematian korban masih diselidiki oleh aparat kepolisian.

Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk outopsi.

Lurah Margoagung, Djarwo Suharto mengatakan korban selama ini tinggal bersama ibu kandungnya setelah resmi menjadi PPPK di DPUPKP Sleman.

Sementara secara administratif, S sudah menjadi warga Gunungkidul, sesuai dengan domisili sang istri.

"Beliau barusan diangkat sebagai P3K di Dinas PU. Otomatis, mereka harus bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Sehingga almarhum pulang di tempat asalnya karena ibunya masih di sini," katanya Jumat (15/5/2026). 

Djarwo mengungkapkan, kematian korban pertama kali diketahui oleh ibunya sendiri.

Sang ibu menemukan korban dalam kondisi sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.

Kematian korban yang janggal membuat ibu korban kaget dan langsung berteriak meminta tolong.'

Warga pun langsung berdatangan ke rumah korban setelah mendengar teriakan.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian.

Pihak kalurahan bersama aparat keamanan telah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Selaku lurah Margoagung, kami menyampaikan berita duka untuk warga kami di masyarakat Margoagung, tepatnya dusun Klawisan Topadan. Kami mengetahui beliau sudah meninggal," jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pegawai PPPK Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok di Seyegan Sleman

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved