Rusia dan China Protes terhadap Serangan AS dan Israel ke Iran
Rusia dan China melakukan protes diplomatik terhadap serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Dua negara Rusia dan China melakukan protes diplomatik terhadap serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
- Dari negara China, Menteri Luar Negerinya meminta Israel untuk mengakhiri serangan ke Iran.
- Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Lavrov mengatakan tidak ada tanda-tanda Teheran berupaya mengembangkan bom nuklir.
TRIBUNJOGJA.COM - Rusia dan China melakukan protes diplomatik terhadap serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
Menteri Luar Negeri China meminta Israel untuk mengakhiri serangan ke Iran.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Rusia Lavrov mengatakan tidak ada tanda-tanda Teheran berupaya mengembangkan bom nuklir.
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, pada hari Selasa:
“Serangan terhadap Iran terjadi ketika negosiasi antara Washington dan Teheran telah "mencapai kemajuan signifikan, termasuk mengatasi kekhawatiran keamanan Israel," kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan.
“Sayangnya, proses ini telah terganggu oleh aksi militer. China menentang setiap serangan militer yang dilancarkan oleh Israel dan AS terhadap Iran,” kata Wang kepada menteri luar negeri Israel selama percakapan telepon, menurut Al Jazeera.
“China menyerukan penghentian segera operasi militer untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan hilangnya kendali atas konflik,” kata Wang.
“Kekerasan tidak dapat benar-benar menyelesaikan masalah; sebaliknya, kekerasan akan menimbulkan masalah baru dan konsekuensi jangka panjang yang serius,” tambahnya.
Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Saar menyetujui permintaan dari Wang untuk mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan personel dan lembaga Tiongkok di Iran.
Percakapan telepon pada hari Selasa dengan Israel dan upaya Beijing yang tampaknya untuk menstabilkan situasi regional yang semakin memburuk menyusul panggilan telepon yang dilakukan Wang pada hari Senin untuk membahas konflik tersebut dengan para menteri luar negeri Iran, Oman, dan Prancis.
Kenapa AS tidak serang negara punya bom nuklir?
Sementara itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga mengkritik AS dan Israel pada hari Selasa, dengan mengatakan bahwa perang mereka terhadap Iran dapat menyebabkan hasil yang justru ingin mereka cegah, yakni proliferasi nuklir.
Lavrov mengatakan dalam konferensi pers bahwa konsekuensi logis dari tindakan AS dan Israel adalah akan muncul kekuatan di Iran yang mendukung untuk melakukan persis apa yang ingin dihindari Amerika, yaitu menciptakan bom nuklir.
“Karena AS tidak menyerang mereka yang memiliki bom nuklir,” kata Lavrov.
Lavrov juga mengatakan bahwa negara-negara Arab kini dapat bergabung dalam perlombaan untuk memperoleh senjata nuklir, mengingat pengalaman beberapa hari terakhir dan masalah proliferasi nuklir akan mulai lepas kendali.
| Pesawat F-35 AS Mendarat Darurat di Timur Tengah, Kena Rudal Iran? |
|
|---|
| Siapakah Ali Larijani, Sosok Berpengaruh Iran yang Tewas dalam Serangan Israel? |
|
|---|
| Jerman, Inggris, Yunani, Jerman, Italia, Belanda & Perancis Tolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz |
|
|---|
| Hasil Analisis Youtuber AS Soal Video Netanyahu Ngopi di Tengah Perang Lawan Iran |
|
|---|
| Harga Minyak Dunia Melonjak, Tembus 106 Dolar AS Per Barel, Dipicu Perang Iran vs AS dan Isreal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/as-tuduh-china-dan-rusia-kerjasama-lakukan-propaganda-virus-corona.jpg)