Konflik Timur Tengah Berdampak pada Jemaah Umrah dan Persiapan Haji 2026
Ribuan jemaah umrah asal Indonesia sempat tertahan di sejumlah negara dan tidak bisa kembali ke Tanah Air
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan 2.000 jemaah umrah sempat tertahan/terlantar (stranded) alias mengalami kendala kepulangan dari Tanah Suci ke Indonesia. Hal ini disampaikannya usai menghadiri acara Nuzulul Quran di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.
“Misalnya jika situasi membahayakan keselamatan, maka skenario penundaan bisa saja muncul. Apabila keselamatan warga negara kita terancam, kami akan membicarakannya dengan DPR dan menyesuaikan dengan arahan Presiden,” ujar Dahnil.
Selain itu, pemerintah juga terus menjalin koordinasi intensif lintas kementerian untuk memastikan penyelenggaraan haji dapat berjalan dengan aman.
"Kami juga akan membahas berbagai skenario dengan DPR apabila konflik menunjukkan tanda-tanda yang dapat membahayakan jemaah haji kita,” kata Dahnil.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
Baca Juga
| Trump Perintahkan Militer Kawal Kapal di Selat Hormuz, Iran Beri Peringatan Keras |
|
|---|
| Iran Tak Gentar, Siap Balas Serangan AS |
|
|---|
| Blokade Jalur Energi: Iran Siapkan Manajemen Baru di Selat Hormuz Lawan Amerika |
|
|---|
| Syarat Teheran untuk Washington: Hentikan Blokade Laut Jika Ingin Dialog Damai Berlanjut |
|
|---|
| Dua Kapal Asing Disita, Militer Iran: Jangan Coba-coba Ganggu Keamanan Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Konflik-Timur-Tengah-Berdampak-pada-Jemaah-Umrah-dan-Persiapan-Haji-2026.jpg)