Satu Kaki yang Menggetarkan Nabire
Siswa asal Paniai itu berdiri mematung, tegak lurus selama 40 menit tanpa sandaran, tanpa alat bantu, hanya bertumpu pada satu kaki kanannya.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Deki Degei, siswa disabilitas bertumpu satu kaki tanpa alat bantu, sukses memimpin upacara Hardiknas 2026 di Nabire selama 40 menit dengan penuh semangat.
- Meski kehilangan kaki kiri sejak kecil, koordinator keamanan OSIS ini membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi dan memiliki hak pendidikan yang sama.
- Gubernur Papua Tengah memuji Deki sebagai simbol pendidikan inklusif yang setara bagi semua anak.
TRIBUNJOGJA.COM, JAYAPURA - Di bawah langit Nabire Barat yang benderang, Sabtu (2/5/2026), ribuan pasang mata terpaku pada satu titik di tengah lapangan Mepa Boarding School.
Bukan pada deretan pejabat, melainkan pada sosok Deki Degei. Siswa asal Paniai itu berdiri mematung, tegak lurus selama 40 menit tanpa sandaran, tanpa alat bantu, hanya bertumpu pada satu kaki kanannya.
Saat suara lantangnya memecah keheningan untuk memberi komando, Deki bukan sekadar memimpin upacara Hardiknas, ia sedang membuktikan bahwa keterbatasan fisik hanyalah latar belakang dari sebuah tekad yang tak punya batas.
Tidak terlihat tanda-tanda dia kelelahan atau minder sama sekali.
Aba-abanya yang tegas pun mengundang decak kagum dari guru, tamu undangan, hingga Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang bertindak sebagai pembina upacara.
Deki merupakan penyandang disabilitas sejak kecil.
Dia kehilangan kaki kirinya akibat kondisi medis.
Kehilangan kaki kiri sejak kecil tak membuat Deki patah arang.
Dia pun mampu beradaptasi sehingga tak minder bermain bersama teman-temannya.
Bahkan di sekolah, Deki dipercaya menduduki posisi sebagai kordinator keamanan pada struktur OSIS. Selain itu, Deki pun mendapat kepercayaan untuk memimpin upacara Hardiknas 2026.
"Saya tidak takut, saya malah senang bisa menjadi pemimpin upacara (Hardiknas 2026)," kata Deki Degei saat bincang sepintas dengan wartawan usai upacara Hardiknas, dilansir dari Kompas.com.
Deki mengaku dirinya mempersiapkan diri dengan penuh semangat untuk menjadi pemimpin upacara Hardiknas ini.
Persiapan dilakukan sejak sore hari sebelum upacara dilaksanakan.
Dia menyiapkan baju serangamnya.
| Peringatan Hardiknas 2026, Wali Kota Magelang Sebut Pendidikan Fondasi Utama Pembangunan SDM |
|
|---|
| Kado Istimewa untuk Kulon Progo pada Hardiknas 2026, Satu Putra Daerah Jadi Juara di Ajang Dunia |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Keteladanan Jadi Kunci Pendidikan Bangsa |
|
|---|
| Hardiknas 2026 di Klaten: Upacara Meriah hingga Pakta Integritas SPMB |
|
|---|
| Kapeelsa Siapkan Sarasehan Hardiknas 2026, Bahas Tantangan Profesi dan Wirausaha di Era Disrupsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Satu-Kaki-yang-Menggetarkan-Nabire.jpg)