Satu Kaki yang Menggetarkan Nabire
Siswa asal Paniai itu berdiri mematung, tegak lurus selama 40 menit tanpa sandaran, tanpa alat bantu, hanya bertumpu pada satu kaki kanannya.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Pagi harinya, Deki bangun lebih awal.
Dia pun mempersiapkan diri dengan maksimal, termasuk seragamnya agar tetap rapi saat tampil memimpin upacara.
Baginya, menjadi bagian dari peringatan Hardiknas 2026 adalah sebuah kebanggaan sekaligus bukti bahwa ia memiliki hak yang sama untuk merayakan momen kemajuan pendidikan bersama anak-anak lainnya.
“Saya ingin ikut, saya ingin membuktikan langsung, dan saya ingin mendengar apa yang disampaikan Bapak Gubernur. Ini hari penting bagi kami semua,” ucapnya sambil tersenyum saat ditanya mengapa ia bersusah payah hadir dalam acara ini.
Baca juga: Breaking News: Tawuran Pelajar Terjadi di Samping Stadion Mandala Krida Yogyakarta
Dapat Apresiasi dari Gubernur
Kesuksesan Deki memimpin upacara Hardiknas inipun mendapatkan apresiasi dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.
Bahkan, saat memberikan sambutan, Gubernur Papua Tengah secara khusus meminta Deki untuk maju.
Di hadapan ribuan siswa pada acara rama tamah di aula Mepa Boarding School, Gubernur mengatakan bahwa akses pendidikan harus setara.
"Pendidikan yang tidak memandang fisik, pendidikan yang memberi ruang bagi setiap mimpi, dan pendidikan yang mengajarkan kita untuk tidak pernah menyerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Deki juga menyampaikan harapannya untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.
"Meskipun saya hanya punya satu kaki, saya punya seribu mimpi yang ingin saya wujudkan. Dan pendidikan adalah jalan saya menuju ke sana," tuturnya di hadapan Gubernur dan seluruh peserta upacara Hardiknas.
Gubernur Meki Nawipa menambahkan, akses yang merata, tenaga pendidik yang memahami kebutuhan siswa, serta kurikulum dan sarana yang mendukung, telah memungkinkan anak-anak seperti Deki untuk bersekolah, berkembang, dan berani bermimpi besar.
"Tanpa sistem pendidikan yang terbuka dan ramah terhadap perbedaan, mungkin bakat dan semangat anak-anak hebat seperti Deki akan terkubur begitu saja," pungkasnya.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
| Peringatan Hardiknas 2026, Wali Kota Magelang Sebut Pendidikan Fondasi Utama Pembangunan SDM |
|
|---|
| Kado Istimewa untuk Kulon Progo pada Hardiknas 2026, Satu Putra Daerah Jadi Juara di Ajang Dunia |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Keteladanan Jadi Kunci Pendidikan Bangsa |
|
|---|
| Hardiknas 2026 di Klaten: Upacara Meriah hingga Pakta Integritas SPMB |
|
|---|
| Kapeelsa Siapkan Sarasehan Hardiknas 2026, Bahas Tantangan Profesi dan Wirausaha di Era Disrupsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Satu-Kaki-yang-Menggetarkan-Nabire.jpg)