KPK Akui Gelar OTT Bupati Lampung Tengah, Kasus Apa?

Kabar OTT terhadap Bupati Lampung Tengah ini sebelumnya sudah ramai diperbincangkan sejak awal pekan lalu.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
OTT KPK LAMPUNG TENGAH - (kiri) Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam usai kena OTT KPK. (tengah) Anggota DPRD Lampung Tengah, Purheri Sumardiyanto, akui dijemput KPK di Hotel Novotel Jakarta namun telah diperbolehkan pulang oleh KPK, Selasa (9/12/2025). (kanan) Fery Syahputra membuat laporan kepolisian atas dugaan intimidasi dan kekerasan yang dialaminya saat melakukan peliputan agenda bupati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Rumah Dinas Bupati, Selasa (9/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • KPK melakukan OTT terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, namun detail kasus belum dijelaskan dan masih dalam pemeriksaan 1x24 jam.
  • Sejumlah anggota DPRD ikut dijemput KPK, namun beberapa sudah dipulangkan karena diduga tidak terkait langsung.
  • Seorang jurnalis dianiaya dan diintimidasi saat mencari konfirmasi isu OTT di Rumah Dinas Bupati, kasusnya telah dilaporkan ke polisi.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini penyidik dari KPK menangkap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.

Kabar OTT terhadap Bupati Lampung Tengah ini sebelumnya sudah ramai diperbincangkan sejak awal pekan lalu.

Namun saat itu pihak KPK belum memberikan konfirmasi.

Pihak KPK akhirnya membenarkan kabar OTT terhadap Ardito Wijaya tersebut pada Rabu (10/12/2025) malam.

Meski membenarkan, pihak KPK belum memberikan penjelasan detail kapan OTT dilaksanakan dan kasus apa yang menjerat Ardito.

OTT KPK adalah tindakan penegakan hukum ketika KPK menangkap seseorang yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi, khususnya suap atau gratifikasi.

Operasi ini dilakukan setelah KPK mengumpulkan informasi dan melakukan pemantauan sehingga penangkapan dilakukan pada saat transaksi atau peristiwa korupsi terjadi, beserta barang buktinya.

Tujuan utama OTT adalah mengungkap praktik korupsi yang sedang berlangsung dan mencegah kerugian negara yang lebih besar.

Karena dilakukan secara langsung saat kejadian, bukti yang ditemukan dalam OTT biasanya kuat dan menjadi dasar penetapan tersangka secara cepat.

Operasi ini juga menjadi bentuk komitmen KPK dalam memberikan efek jera serta menunjukkan transparansi dalam pemberantasan korupsi.

Dikutip dari Tribunnews.com, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto yang dikonfirmasi oleh wartawan membenarkan adanya OTT tersebut.

Namun dia tidak memberikan penjelasan secara detail terkait dengan OTT tersebut.

"Benar," kata Fitroh saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Rabu (10/12/2025) malam dikutip dari Tribunnews.com.

Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun, OTT terhadap Bupati Lampung Tengah itu dikabarkan terjadi saat kegiatan Bimbingan Teknis anggota DPRD Lampung Tengah di Hotel Novotel Jakarta dengan agenda Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila oleh BPIP yang dilaksanakan pada 7-9 Desember 2025.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved