Harta Karun Jutaan Rupiah di Balik Kain Jarik Lusuh

Sosok Mbah Zaimah (65), lansia tunakarya asal Lampung Tengah yang ditemukan tewas di saluran irigasi, pada Rabu (1/4/2026)

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dokumentasi Warga
ang milik Mbah Zaimah yang ditemukan di dalam buntelan kain, Rabu (1/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Mbah Zaimah (65), seorang lansia tunakarya, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tengkurap di saluran irigasi Kampung Liman Benawi, Lampung Tengah.
  • Saat proses pemandian jenazah, ditemukan uang lebih dari Rp3 juta dalam buntelan kain jarik yang basah kuyup, yang diduga berasal dari pemberian warga di pasar.
  • Keluarga yang terkejut dengan jumlah uang tersebut kemudian menjemurnya di halaman rumah dan berencana menggunakannya untuk biaya pemakaman almarhumah.

 

TRIBUNJOGJA.COM, LAMPUNG TENGAH - Sosok Mbah Zaimah (65), lansia tunakarya asal Lampung Tengah yang ditemukan tewas di saluran irigasi, pada Rabu (1/4/2026) lalu meninggalkan harta karun jutaan rupiah.

Di balik penampilan sederhananya, harta karun berupa uang tunai jutaan rupiah itu disimpannya dalam sebuah buntelan (ikatan) kain jarik yang dikenakannya.

Uang sekitar Rp 3 juta itu akhirnya basah kuyup saat dibongkar oleh pihak keluarga karena kain jarik yang dikenakan oleh almarhum terkena air.

Oleh pihak keluarga, uang jutaan rupiah itu kemudian ditata berjejer rapi di halaman untuk dikeringkan.

Pihak keluarga menggunakan uang itu untuk keperluan pemakaman almarhum.

Dikutip dari Kompas.com, kisah ini bermula saat warga di Dusun V, Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang lanjut usia (lansia) berinisial Zaimah (65) di saluran irigasi pada Rabu (1/4/2026). 

Mbah Zaimah yang selama ini dikenal sebagai lansia tunakarya, alias tidak memiliki pekerjaan. 

Semasa hidupnya, Mbah Zaimah sering duduk-duduk di area pasar wilayah setempat.

Banyak warga yang memberikan perhatian untuk Mbah Zaimah dengan memberinya uang atau makanan.

Baca juga: Lima Tambang Ilegal di Gunungkidul Ditutup Polisi

Mbah Zaimah sendiri memiliki anak.

Salah satu anaknya bernama Suparmi mengaku mendapatkan informasi meninggalnya korban dari warga.

Ketiga itu dirinya baru saja selesai mencuci baju dan ada warga yang memberi tahunya kalau Mbah Zaimah tenggelam di parit.

"Ada tetangga panggil-panggil, katanya ibu saya sudah tenggelam di irigasi. Saya langsung lari ke sana bersama warga dan Pak Bayan," ujar Suparmi saat ditemui di rumah duka, Sabtu (4/4/2026). 

Saat ditemukan, posisi tubuh Mbah Zaimah berada dalam keadaan tengkurap di aliran sungai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved