Sultan Dukung Tangani ODOL dengan Teknologi Digital, Pengawasan Bisa Real Time
Sultan menegaskan, praktik ODOL membawa dampak negatif ganda, yakni membahayakan keselamatan di jalan, sekaligus merusak infrastruktur jalan
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Hari Susmayanti
“Teknologi memberi kita kemampuan untuk melihat secara lebih luas dan bertindak secara lebih bijaksana, menciptakan sistem transportasi darat yang tidak hanya efisien, tetapi juga manusiawi dan berkeadilan. Saya berharap Mukernas IV ORGANDA tahun 2025 ini, menjadi ajang untuk merumuskan solusi-solusi strategis terkait isu ODOL dan keselamatan transportasi darat,” tutup Sultan.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan mengatakan, persoalan ODOL sebenarnya telah diatur pada UU Nomor 22 Tahun 2009.
Dari unsur regulasi, menurutnya sudah sangat kuat, tinggal bagaimana penegakan hukumnya saja, bahkan pada 2017 lalu, sudah diluncurkan program Zero ODOL.
“Untuk telah kami rumuskan rencana aksi nasional penanganan ODOL yang terdiri dari sembilan aksi. Pertama, integrasi pendataan angkutan barang menggunakan sistem elektronik. Selanjutnya, dilakukan pengawasan, pencatatan, dan penindakan kendaraan angkutan barang,” paparnya.
Beberapa langkah aksi lainnya menurut Aan ialah penguatan aspek ketenagakerjaan dengan standar kerja yang layal, deregulasi dan harmonisasi peraturan untuk meningkatkan efektivitas penegakan Zero ODOL, serta pembentukan komite percepatan pengembangan konektivitas nasional di seluruh moda transportasi, temasuk logistik.
“Semoga persoalan ODOL ini dapat segera teratasi dan penegakan hukum dapat dilakukan maksimal,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP ORGANDA, Adrianto Djokosoetono mengatakan, Muskernas merupakan ajang yang sangat penting guna memastikan apa kerja ORGANDA yang belum tercapai dan masih harus diperjuangkan ke depannya.
Salah satu pekerjaan yang masih harus diperjuangkan ialah peningkatan angkutan umum massal, sembari tetap mewaspadai aturan angkutan umum yang sifatnya terbuka.
“Angkutan umum menjadi salah satu industri yang terbuka. (Ard)
| Sri Sultan HB X Kumpulkan Bupati dan Wali Kota Se-DIY di Gedhong Wilis, Ada Apa? |
|
|---|
| Bidik Peluang dari Belasan Negara, Sri Sultan HB X Syaratkan Investasi Hijau di DIY |
|
|---|
| Menjawab Tantangan Zaman, Sri Sultan HB X Resmi Luncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan |
|
|---|
| Sri Sultan HB X Persilakan Komisi X DPR Panggil Disdikpora DIY Terkait Kasus Kekerasan "Daycare" |
|
|---|
| Sri Sultan HB X Tak Habis Pikir, Pertanyakan Naluri Keibuan 13 Tersangka Daycare Little Aresha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sultan-Dukung-Tangani-ODOL-dengan-Teknologi-Digital-Pengawasan-Bisa-Real-Time.jpg)