Mengenali Robotic Therapy & VR Sebagai Terapi Stroke yang Canggih, Bantu Pasien Pulih Lebih Cepat
Dunia medis kini menghadirkan terobosan baru di bidang neurorehabilitasi lewat teknologi robotic therapy, virtual reality (VR) dan wearable devices.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
Feisal menambahkan, Fourier Rehab juga berkomitmen memberikan added value lewat program-program yang bisa disinergikan dengan pemerintah, agar pasien stroke bisa kembali beraktivitas normal.
“Fourier Rehab, dengan dukungan lintas multilateral, berupaya seoptimal mungkin untuk dapat memberikan pelayanan kepada fasilitas kesehatan neuro-rehabilitasi di Indonesia. Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama multi lateral,” pungkasnya.
Dalam acara The 6th Asia Oceanic Congress of Neurorehabilitation (AOCNR) 2025 di Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X turut hadir meninjau teknologi terbaru ini.
Baca juga: Ini Cara Ampuh Stroke Emergency Mayapada Hospital Surabaya dalam Atasi Stroke Sumbatan
Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan.
“Neurorehabilitasi adalah wujud nyata dari filosofi Jawa nguwongke memanusiakan manusia.
Di balik kecanggihan robotik dan kecerdasan buatan, kita tidak boleh melupakan bahwa setiap pasien adalah subjek yang memiliki harapan, cerita, dan semangat untuk kembali menjalani kehidupan yang bermakna,” tegas Sri Sultan.
Menurutnya, tantangan terbesar justru muncul ketika pasien kembali ke rumah. Di situlah kualitas terapi benar-benar diuji, apakah mampu memulihkan kemandirian dan martabat pasien.
Lewat kombinasi robotic-assisted therapy, VR, dan wearable devices, Fourier Rehab membuka peluang besar memperluas akses teknologi ini di Indonesia.
Tak hanya mempercepat pemulihan, tapi juga berpotensi mengurangi beban biaya jangka panjang.
( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )
| Dinkes Kulon Progo Temukan 8 Kasus Positif Campak di Awal 2026, Mayoritas Menyerang Usia Dewasa |
|
|---|
| Memupuk Harapan Pulih, Kisah Terapis ASDTY Ulurkan Tangan untuk Penderita Stroke Tanpa Mematok Tarif |
|
|---|
| Pemerintah Bakal Tracking 300 Ribu Penderita TBC di Indonesia yang Belum Terdeteksi |
|
|---|
| Rotary Club Serahkan 10 Set Alat Thrombectomy Senilai Rp450 Juta ke RSUP Dr Sardjito |
|
|---|
| 24 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Alarm Awal Gangguan Mental, Jangan Disepelekan Meski Kelihatannya Wajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mengenali-Robotic-Therapy-VR-Sebagai-Terapi-Stroke-yang-Canggih-Bantu-Pasien-Pulih-Lebih-Cepat.jpg)