BEM UGM Enggan Lapor Polisi Soal Teror, Ini Alasannya
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menerangkan teror kepadanya dan pengurus BEM rupanya masih terjadi.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Joko Widiyarso
Ia menyebut pengurus BEM UGM terdiri dari 600 mahasiswa, sementara jika ditambah relawan kepanitiaan hampir 1.000.
Indikasi itu muncul lantaran ketidakjelasan alasan teror yang menyerang 40an pengurus BEM UGM.
"Dari sekian nomor yang ada, kenapa hanya 40? Kami masih lacak kira-kira penyebabnya apa," ungkapnya.
"Ada yang sempat menduga, jangan-jangan karena di LinkedIn atau di medsos menyampaikan bahwa dia adalah BEM UGM.
" Ternyata tidak semua. Sehingga kami menganggap ini acak. Dan yang kami waspadai adalah apakah ada 'intel' yang disusupkan oleh pihak-pihak tertentu ke kepengurusan BEM UGM.
"Karena ini bicara soal data digital, maka siapa yang masuk ke grup besar BEM UGM, ya pasti bisa mengakses siapa saja yang ada di sana," imbuhnya.
"Kami masih belum punya cukup waktu untuk melacak, karena tidak mudah rasanya melacak dari 600 anggota grup WA, kira-kira siapa yang akan membocorkan.
| Kasus Penyiraman Andrie Yunus: Prof Masduki Ungkap 3 Alasan Pelaku Harus Diadili di Pengadilan Sipil |
|
|---|
| Densus 88 dan Pemda DIY Bersinergi Jaga ASN Jogja dari Pengaruh Radikalisme |
|
|---|
| Aksi Kamisan di Jogja Desak Pelaku Teror Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Diproses Peradilan Umum |
|
|---|
| Hanya Ada Satu Kata: Lawan! |
|
|---|
| Kronologi Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Hingga Alami Luka Bakar 24 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/foto-ketua-BEM-UGM.jpg)